Bicarasurabaya.com – Ketua DPRD Surabaya periode 2024–2029, Syaifuddin Zuhri, menegaskan pentingnya kekompakan internal dan sinergi dengan Pemerintah Kota dalam menjalankan fungsi legislatif.
Ia menyatakan akan melanjutkan program kerakyatan yang telah dirintis pendahulunya, almarhum Adi Sutarwijono, di tengah tantangan beban kerja yang kian meningkat.
“Yang utama adalah menyatukan 50 anggota DPRD untuk satu tujuan, yaitu kepentingan rakyat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam waktu dekat, ia akan memprioritaskan konsolidasi internal serta memperkuat komunikasi dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat guna menyerap masukan.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan tepat sasaran.
Selain itu, Syaifuddin juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program pembangunan yang berdampak langsung pada ekonomi, termasuk opsi pembiayaan strategis.
“Kalau ditunda 3–5 tahun, biaya bisa jauh lebih tinggi. Yang berdampak untuk rakyat harus didukung,” tegasnya.
Meski menyampaikan isu serius, suasana sempat mencair saat ia menutup pernyataannya dengan gaya khas yang santai.
“Sek kaet longgoh, mosok mbok takokno kabeh,” ujarnya sambil berkelakar.(BS/za)






