Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih sapi jenis Belgian Blue sebagai hewan kurban tahun ini. Pilihan itu diambil saat meninjau peternakan Berkah Wafa Farm di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Sapi Belgian Blue dikenal memiliki karakter otot ganda (double muscle) dengan produktivitas daging tinggi. Selain itu, pertumbuhannya relatif cepat dan kandungan lemaknya lebih rendah dibanding sapi pada umumnya.
“Insyaallah saya akan ambil sapi Belgian Blue untuk kurban tahun ini,” ujar Khofifah dalam keterangan yang dikutip, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, pengembangan Belgian Blue di Jawa Timur kini semakin maju berkat teknologi persilangan dan inseminasi buatan. Bahkan, beberapa sapi di peternakan tersebut memiliki bobot lebih dari 1 ton.
Menurut Khofifah, kehadiran varietas unggulan seperti Belgian Blue memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam menentukan hewan kurban, sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi peternak.
Usai memastikan pilihan hewan kurban, Khofifah menegaskan bahwa ketersediaan ternak di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi. Pemerintah provinsi memastikan seluruh hewan kurban sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Berdasarkan data, populasi sapi potong di Kabupaten Mojokerto mencapai 36.818 ekor. Selain itu terdapat 37.034 kambing, 14.956 domba, dan 80 kerbau. Secara keseluruhan, Jawa Timur disebut mengalami surplus ternak.
“Kami memastikan masyarakat tidak perlu khawatir. Ternak tersedia cukup dan dalam kondisi sehat,” tegasnya.
Khofifah juga menambahkan, pasokan hewan kurban dari Jawa Timur tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga berpotensi memenuhi permintaan dari luar daerah hingga pasar ekspor.(BS/za)











