Bicarasurabaya.com – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, memuncak pada H+8. Antrean kendaraan mengular hingga 5,8 kilometer dari akses masuk pelabuhan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengerahkan 34 kapal untuk mengurai kepadatan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Sebanyak 22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) guna mempercepat rotasi layanan.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengatakan percepatan layanan menjadi kunci utama dalam mengendalikan kepadatan, bukan sekadar menambah jumlah kapal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kuncinya di kecepatan layanan. Dengan pola TBB, kapal tidak lama di dermaga sehingga kendaraan terus bergerak,” ujar Yossianis dalam keterangannya yang diterima, Selasa (31/3/2026).
ASDP juga mengoptimalkan waktu bongkar muat dengan rata-rata durasi sekitar 35 menit per siklus. Skema ini dinilai mampu mempercepat perputaran kapal dan meningkatkan kapasitas layanan.
Di tengah lonjakan arus balik, antrean disebut tidak terhindarkan. Namun, ASDP memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan.
“Antrean boleh terjadi, tapi tidak boleh berhenti. Yang penting flow tetap hidup,” kata Yossianis.
Data Posko Angkutan Lebaran mencatat, dalam 24 jam pada H+7 Lebaran (29 Maret 2026), terdapat 212 trip kapal dari Pelabuhan Ketapang.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 56.365 orang atau naik 12,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 12.458 unit, melonjak 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara kendaraan roda empat tercatat 4.995 unit, turun tipis 0,6 persen.
Untuk kendaraan logistik, jumlah truk yang menyeberang mencapai 1.192 unit atau turun 27,8 persen. Sedangkan bus penumpang tercatat 412 unit, turun 16,1 persen dibandingkan tahun lalu.
ASDP memastikan percepatan layanan akan terus dilakukan selama puncak arus balik guna menjaga pergerakan kendaraan tetap terkendali di lintasan Ketapang–Gilimanuk.(BS/za)











