Prediksi Konsumsi BBM Naik 12%, Pertamina Jamin BBM dan LPG Aman Saat Mudik

- Publisher

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Pertamina jamin ketersediaan BBM dan LPG saat lebaran 2026 serta prediksi konsumsi BBM naik 12 persen saat mudik lebaran. (Foto: dok Pertamina)

i

Dirut Pertamina jamin ketersediaan BBM dan LPG saat lebaran 2026 serta prediksi konsumsi BBM naik 12 persen saat mudik lebaran. (Foto: dok Pertamina)

Bicarasurabaya.com – PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan energi selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H dalam kondisi aman. Stok BBM nasional diklaim berada di level 21–23 hari per 1 Maret 2026, di tengah proyeksi lonjakan konsumsi saat mudik.

Kesiapan itu disampaikan Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Idulfitri di STIK-PTIK Jakarta, Senin (2/3/2026).

Melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina memproyeksikan konsumsi gasoline naik 12 persen, LPG 4 persen, dan avtur 2,8 persen selama periode Lebaran. Sementara konsumsi gasoil diperkirakan turun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat.

“Seluruh fasilitas operasional bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan avtur,” kata Simon dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas, Pertamina menyiagakan:

  • 2.074 SPBU beroperasi 24 jam di jalur utama dan titik padat kendaraan
  • 6.300 agen LPG
  • 200 mobil tangki sebagai suplai cadangan
  • 64 Kios Pertamina Siaga di wilayah tanpa SPBU permanen dan kawasan wisata

Layanan tambahan seperti Serambi MyPertamina juga disiapkan sebagai titik istirahat pemudik, lengkap dengan dukungan motoris BBM, LPG, dan layanan darurat.

Baca Juga:  Karhutla Semeru Meluas Jadi 598 Hektare, Pendakian Masih Ditutup

Fokus pengamanan suplai berada di koridor Sumatra–Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas Kalimantan–Sulawesi. Wilayah rawan bencana disiapkan stok penyangga, sementara daerah terpencil dan kepulauan mendapat pengiriman lebih awal.

Konsumsi energi biasanya melonjak signifikan menjelang dan setelah Hari Raya, terutama di jalur tol, rest area, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata. Dengan stok rata-rata di atas 20 hari dan distribusi diperkuat, Pertamina menargetkan tidak terjadi gangguan pasokan selama puncak arus mudik dan balik.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Rp16 Ribu, Kini Rp2,597 Juta per Gram

Kesiapan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran mobilitas jutaan masyarakat yang akan pulang kampung pada Lebaran 2026.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB