Jelang Ramadhan, Khofifah Sidak Pasar Tradisional: Cabai Tembus Rp 85 Ribu

- Publisher

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambahrejo. Hasilnya, sejumlah komoditas terpantau naik, terutama cabai rawit, daging ayam, dan telur.

Dalam peninjauan itu, Khofifah berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk memastikan stok aman menjelang lonjakan konsumsi dua hingga tiga hari awal puasa.

“Biasanya permintaan naik di awal Ramadhan. Kalau suplai tetap, beberapa item cenderung naik,” ujarnya dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (17/2/2026).

Data pemantauan per Minggu (15/2) mencatat harga daging ayam ras sekitar Rp40.000 per kilogram, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Telur ayam ras berada di angka Rp32.000 per kilogram, sedikit di atas HET Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah menembus Rp85.000 per kilogram. Angka ini jauh di atas kisaran HET Rp40.000–57.000 per kilogram.

“Yang paling dirasakan cabai rawit, daging ayam, dan telur. Daging sapi masih stabil Rp120 ribu per kilogram untuk kualitas terbaik. Gula naik sekitar Rp500 sampai Rp800,” kata Khofifah.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 1.000 Jadi Rp 2.627.000 per Gram

Adapun sejumlah komoditas lain relatif stabil. Beras premium berada di kisaran Rp16.500 per kilogram, beras SPHP Rp12.200 per kilogram, dan gula pasir sekitar Rp17.000 per kilogram.

Khofifah juga menyoroti distribusi minyak goreng rakyat, khususnya MinyaKita. Ia meminta penambahan volume pasokan di pasar tradisional agar harga tetap terkendali.

Menurutnya, intervensi distribusi dan penguatan suplai menjadi langkah cepat menjaga stabilitas harga dalam jangka pendek.

Ia menambahkan, momentum Megengan yang berlangsung akhir pekan ini turut mendorong peningkatan belanja warga. Tradisi tersebut membuat sebagian masyarakat menyetok kebutuhan untuk beberapa hari pertama Ramadhan.

Baca Juga:  Emas Antam Turun Rp 15.000, Kini Rp 2,645 Juta per Gram

“Biasanya setelah awal Ramadhan, harga kembali normal,” ujarnya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, akan mengambil langkah stabilisasi jika diperlukan agar masyarakat tetap tenang menyambut bulan puasa. (BS/za) 

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB