Khofifah Pastikan Stok Aman, Pasar Murah Terus Digelar

- Publisher

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok Pemprov Jatim

i

Foto: Dok Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di awal tahun.

Khofifah menyebut pasar murah menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi pada awal tahun.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jatim menyediakan sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga di bawah pasaran. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, Minyakita Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp22.000 per kemasan.

Selain itu, tersedia tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih sinco Rp6.000 per 250 gram, dan bawang merah Rp7.000 per 250 gram. Seluruh komoditas disiapkan dengan stok mencukupi dan dapat diakses langsung oleh warga sekitar.

Khofifah menegaskan, pasar murah telah digelar di berbagai daerah di Jawa Timur dan menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga, terutama saat kebutuhan rumah tangga meningkat.

Baca Juga:  Api dan Kecelakaan Warnai Dini Hari di Wonocolo dan Simokerto

“Stok pangan di Jawa Timur aman. Yang terus kami jaga adalah keterjangkauan harga, agar tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Di Kabupaten Gresik, pasar murah tercatat telah digelar sebanyak sembilan kali, terdiri dari delapan kali sepanjang 2025 dan satu kali pada awal 2026. Pelaksanaan ini mencerminkan konsistensi intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di tingkat daerah.

Program pasar murah merupakan hasil sinergi Pemprov Jawa Timur dengan Perum Bulog serta pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Pemprov berperan melengkapi upaya pemerintah kabupaten dan kota dalam pengendalian harga pangan.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Dorong Surabaya Jadi Smart City Berbasis Layanan Digital

Ke depan, pasar murah akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan perlindungan daya beli masyarakat.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Sejumlah warga mengaku terbantu dengan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Harganya lebih murah, terutama beras dan minyak. Sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” kata Santi, warga Desa Banjarsari.

Warga lainnya, Suparno, berharap pasar murah dapat rutin digelar karena dinilai efektif membantu masyarakat kecil memenuhi kebutuhan pokok.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB