Warga Surabaya-Lamongan Keluhkan Motor Mogok Setelah Isi Pertalite

- Publisher

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya)

i

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya)

Bicarasurabaya.com – Sejumlah pengendara motor di Surabaya dan Lamongan, Jawa Timur, mengalami kendala serius setelah mengisi BBM jenis Pertalite. Mesin motor mendadak mbrebet atau mati total, memicu dugaan penurunan kualitas bahan bakar yang beredar belakangan ini.

Marzuki (35), warga Menur, Surabaya, merasakan masalah pada sepeda motor Vario miliknya setelah mengisi Pertalite di SPBU kawasan Nginden.

“Pagi ini saya isi Pertalite, tapi sepeda motor mbrebet. Sudah beberapa hari tarikannya gak enak, sudah servis dan ganti busi juga, tapi sekarang malah mogok,” ujar Marzuki, Selasa (28/10/2025).

Karena khawatir kerusakan bertambah parah, Marzuki menunda penggunaan Pertalite pada kendaraan lain, termasuk mobil.

Fenomena serupa juga dialami pengemudi ojek online (ojol) di Lamongan. Dedi Kris mengungkapkan motornya kehilangan tenaga beberapa saat setelah mengisi Pertalite.

“Awalnya masih bisa jalan pelan-pelan, tapi sampai Alas Brumbun motor mati total. Bensinnya berwarna hitam kebiruan, filter bensinnya juga kotor,” kata Dedi Kris.

Menurut mekanik Yatno dari bengkel di kawasan Petemon Kali, Surabaya, kasus motor mogok akibat dugaan kualitas Pertalite terjadi selama empat hari terakhir. Gejalanya meliputi mesin brebet, sulit dinyalakan, dan tiba-tiba mati di jalan.

Baca Juga:  Cegah ASN Liburan Saat Long Weekend, Surabaya Terapkan WFH Jumat

“Motor masuk bengkel dalam kondisi brebet, busi mati. Setelah diganti, motor normal kembali. Kalau parah, biasanya harus ganti fuel pump,” jelas Yatno.

Sebagian besar motor terdampak adalah jenis matic. Bahkan, motor baru dari showroom juga mengalami mogok setelah mengisi Pertalite. Dalam empat hari terakhir, sekitar 50 motor telah ditangani dengan keluhan serupa.

Yatno mengimbau masyarakat untuk memeriksa busi dan sistem bahan bakar bila motor menunjukkan tanda brebet setelah mengisi Pertalite, guna mencegah kerusakan lebih parah.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB