Surabaya Kebut Proyek Saluran dan Rumah Pompa Jelang Musim Hujan

- Publisher

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Menjelang musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat pembangunan saluran air dan rumah pompa di berbagai titik rawan genangan. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada November 2025, dengan sistem kerja nonstop 24 jam.

“Perhitungan awal hujan turun di bulan November, tapi ternyata datang lebih cepat. Karena itu, seluruh pekerjaan kami kebut agar bisa selesai sebelum puncak musim hujan,” ujar Eri Cahyadi dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga:  Eri Cahyadi Ultimatum ASN, Aduan Warga Harus Tuntas dalam 1x24 Jam

Eri mengungkapkan, percepatan ini memerlukan kerja siang dan malam, termasuk di kawasan perumahan. Ia pun meminta izin sekaligus maaf kepada warga jika aktivitas proyek mengganggu kenyamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mohon izin kepada warga perumahan karena beberapa proyek dikerjakan selama 24 jam. Jika ada debu atau kebisingan, kami minta maaf. Setelah selesai, akan dilakukan pembersihan dan perbaikan area,” jelasnya.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini Pemkot Surabaya menerapkan pola penanganan genangan berbasis wilayah, bukan per lokasi. Dengan sistem ini, aliran air dibagi ke beberapa zona agar tidak menumpuk di satu titik.

Baca Juga:  Surabaya Jadi Contoh Nasional Pemanfaatan Data Kependudukan

“Kami bagi per wilayah, bukan per titik. Jadi air tidak lagi mengalir ke satu tempat. Ini langkah baru agar genangan bisa berkurang signifikan,” terang Eri.

Eri berharap warga Surabaya memahami bahwa pembangunan yang tengah berjalan merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mengatasi banjir.

“Seluruh jajaran pemkot sedang bekerja keras. Mohon pengertiannya, karena tujuan akhirnya agar wilayah-wilayah yang dulu langganan banjir bisa terbebas atau setidaknya berkurang genangannya,” tutupnya. (BS/za) 

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB