Musim Pancaroba Tiba, Surabaya Waspada ISPA dan Pneumonia

- Publisher

Jumat, 24 Oktober 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim pancaroba yang rawan memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dinas Kesehatan (Dinkes) menggencarkan vaksinasi Pneumonia atau Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) secara gratis bagi balita di seluruh Puskesmas.

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari strategi komprehensif untuk melindungi kelompok rentan dari komplikasi serius ISPA.

“Musim pancaroba merupakan periode kritis yang menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi anak-anak dan lansia,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (24/10/2025).

Menurut Nanik, Dinkes telah menetapkan tiga langkah utama dalam menghadapi potensi peningkatan kasus ISPA, yakni:

1. Edukasi masyarakat tentang penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta etika batuk, bersin, dan penggunaan masker.

2. Pencegahan melalui imunisasi PCV gratis yang kini menjadi bagian dari Program Imunisasi Nasional.

3. Kesiapan fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) dalam melakukan deteksi dini dan penanganan sesuai standar.

Selain vaksin Pneumonia yang disediakan pemerintah, masyarakat juga dapat melakukan vaksinasi influenza secara mandiri di Fasyankes swasta untuk perlindungan tambahan.

Baca Juga:  39 Bangunan Liar di Asemrowo Dibongkar, Saluran Dipulihkan untuk Cegah Banjir

Dinkes memastikan seluruh tenaga kesehatan wajib melakukan deteksi dini terhadap gejala ISPA agar tidak berkembang menjadi Pneumonia. Pemantauan dilakukan secara berlapis, terutama pada balita dan lansia sebagai kelompok dengan risiko tertinggi.

“Pelaporan kasus dilakukan secara real-time melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) milik Kemenkes. Dengan sistem ini, kami bisa menganalisis tren kasus dan segera mengambil langkah cepat jika terjadi lonjakan di suatu wilayah,” jelas Nanik.

Imbauan untuk Warga: Jaga Daya Tahan Tubuh dan Segera Periksa Jika Bergejala

Baca Juga:  Pelaku Menyamar Petugas, Surabaya Tawarkan Bonus Laporan Valid

Nanik juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi, istirahat cukup, dan rutin berolahraga. Kebiasaan sederhana seperti cuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker saat sakit atau di tempat umum perlu terus dibiasakan.

“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala ISPA seperti demam, batuk, atau sesak napas — terutama pada balita dan lansia — agar bisa ditangani sejak dini,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB