TKD Dipotong, Proyek Pembangunan di Surabaya Ditunda

- Publisher

Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Foto: Dok Humas Pemkot/BS)

i

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Foto: Dok Humas Pemkot/BS)

Bicarasurabaya.com – Akibat kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat membuat sejumlah proyek dan program pembangunan di Surabaya mandek, salah satunya proyel pembangunan rumah sakit di Surabaya Selatan.

Hal ini membuat Wali Kota Eri Cahyadi memutar otak, pembangunan apa yang menjadi prioritas pasca pemptpngan TKD yang cukup besar sehingga daerah haris menyesuaikan dengan kemampuan anggarannya.

“Sebenarnya tahun ini bisa dimulai, tapi karena ada pemotongan TKD yang cukup besar, kami harus menentukan prioritas mana yang dijalankan lebih dulu, ” kata Eri di Surabaya, Selasa (21/10/2025).

Meski pembangunan rumah sakit di kawasan selatan belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat, Eri memastikan proyek tersebut tetap menjadi prioritas jangka menengah Pemkot.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menggandeng pihak swasta melalui skema kerja sama investasi.

Ia juga menunggu hasil evaluasi pemerintah pusat terkait kebijakan TKD tahun depan. Jika dana transfer daerah dikembalikan seperti semula, Pemkot berencana segera memulai pembangunan rumah sakit tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Bantah Isu Pemborosan Anggaran, Pastikan Transparansi dan Fokus pada Infrastruktur

“Kalau TKD dikembalikan ke posisi seperti tahun sebelumnya, kami bisa langsung menjalankan pembangunan rumah sakit di Surabaya selatan,” tegas Eri.(BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB