Gerak Cepat Tangani Semburan Gas, Wali Kota Eri: Sudah Aman Terkendali!

- Publisher

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau langsung semburan gas/dok.bicarasurabaya.com

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau langsung semburan gas/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan kondisi di lokasi semburan gas di Sungai Kebon Agung, Rungkut, telah aman dan terkendali. Ia turun langsung bersama tim dari Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memastikan sumber kebocoran tertangani dengan benar.

Eri mengungkapkan, dirinya sudah mendatangi lokasi sejak malam pertama kejadian. “Sekitar pukul setengah sebelas malam saya langsung ke sini dan meminta BPBD berkoordinasi dengan PGN serta ITS agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya saat meninjau lokasi, Sabtu (18/10/2025).

Baca Juga:  13 Santri Tewas, Identifikasi Terkendala Sidik Jari

Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi demi menjaga keamanan warga dan mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan. Eri juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuat konten atau komentar di lokasi tanpa memahami situasi sebenarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau bukan ahlinya, jangan asal bicara. Datanglah dengan solusi, bukan hanya komentar. Ini jadi pembelajaran untuk kita semua,” tegasnya.

Menurut Eri, pihaknya sejak awal tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab semburan gas. “Saya bukan ahlinya, karena itu saya minta PGN dan ITS yang menjelaskan. Setelah dicek, ternyata sumbernya dari pipa gas,” jelasnya.

Baca Juga:  Semburan Air Bercampur Gas di Sungai Rungkut Mapan Akhirnya Berhenti

Sementara itu, General Manager Sales and Operation Region III PGN, Hedi Hedianto, mengapresiasi langkah cepat Pemkot Surabaya, BPBD, ITS, dan warga dalam menangani insiden tersebut. Ia mengatakan PGN segera bergerak begitu menerima laporan dari masyarakat melalui Command Center 112.

“Begitu laporan masuk, kami langsung ke lokasi dan menutup aliran gas di area terdampak. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Hedi memastikan seluruh aliran gas di area tersebut telah ditutup dengan aman. “Sejak kemarin sore, semburan gas sudah berhenti dan tidak ada lagi deteksi kebocoran. Kondisinya sekarang aman,” tambahnya.

Baca Juga:  52 Jenazah Ditemukan, Dua Santri Teridentifikasi Asal Bangkalan dan Surabaya

PGN mencatat ada sekitar 10 ribu pelanggan rumah tangga di kawasan Rungkut, dengan 475 pelanggan terdampak langsung. Meski begitu, tidak ada gangguan layanan selama proses penanganan berlangsung.

“Alhamdulillah, layanan gas tetap normal. Kami hanya melakukan rekondisi di lokasi galian dan akan terus mengevaluasi keandalan jaringan,” kata Hedi.

Ia menambahkan, posisi pipa yang bocor berada di kedalaman sekitar tiga meter di bawah dasar sungai, dan perbaikan dilakukan dengan metode boring untuk menjaga stabilitas tanah. (ZAE)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB