Menteri Maruarar Sirait Puji Respons Cepat Eri Cahyadi dalam Program BSPS di Surabaya

- Publisher

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Kerja Menteri PKP Ke Kelurahan Mojo. (Foto: Humas Pemkot-Ist/BS)

i

Kunjungan Kerja Menteri PKP Ke Kelurahan Mojo. (Foto: Humas Pemkot-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, mengapresiasi langkah cepat dan kolaboratif Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mendukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini merupakan bagian dari agenda nasional pembangunan tiga juta rumah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Apresiasi itu disampaikan Maruarar saat meninjau langsung pelaksanaan program BSPS di Kelurahan Mojo, Kamis (16/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau rumah warga penerima manfaat, salah satunya Desi Novitasari, yang tinggal di rumah berukuran 3×3 meter tanpa kamar mandi dan ventilasi memadai.

Baca Juga:  Kebakaran Gedung Jantung Soetomo, RS Pastikan Pasien Tak Terpapar Asap

“Saya dibawa ke dua lokasi dan keduanya tepat sasaran. Rumah-rumahnya memang kecil dan tidak layak huni. Program ini harus bisa mengubah rumah tidak layak menjadi layak huni,” ujar Maruarar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Maruarar Sirait Puji Respons Cepat Eri Cahyadi dalam Program BSPS di Surabaya. (Foto: Humas Pemkot-Ist/BS)

Menteri Maruarar juga menilai Pemkot Surabaya sangat sigap menyiapkan dukungan di lapangan—mulai dari data penerima manfaat, ketersediaan lahan, hingga skema kerja sama lintas sektor.
“Respon Pak Eri cepat sekali. Dalam seminggu ini kami akan menyiapkan skema lahan, pembiayaan, hukum, teknis, dan penghunian,” ujarnya usai peninjauan.

Baca Juga:  Cegah Risiko Bangunan Tak Layak, Pemkot Surabaya Lakukan Pendataan Ponpes

Melalui program BSPS, rumah Desi Novitasari akan mulai direnovasi pada 27 Oktober 2025. Tahun ini, Surabaya mendapat alokasi 187 unit rumah, termasuk 64 unit hasil kerja sama dengan Kementerian Sosial.

Wali Kota Eri Cahyadi menyambut baik dukungan Pemerintah Pusat. Ia menyebut bantuan itu sangat berarti, mengingat Surabaya masih memiliki lebih dari 8.000 rumah tidak layak huni (RTLH).
“Kalau hanya mengandalkan APBD, tidak akan cukup. Karena itu kami bersyukur Pak Menteri memberi bantuan dan bahkan menargetkan tambahan 200 rumah untuk tahun depan,” ujar Eri.

Baca Juga:  Gudang Sparepart Motor Terbakar, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Selain perbaikan fisik rumah, Pemkot Surabaya juga akan menggandeng Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LPKP) untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan material bangunan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Eri optimistis masalah rumah tidak layak huni di Surabaya dapat terselesaikan sepenuhnya pada tahun 2028.
“Insyaallah, kalau kerja sama ini terus berjalan, 2028 semua rumah tidak layak huni di Surabaya bisa selesai,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB