Tak Kuasa Menahan Tangis Di Samping Peti, Eri Cahyadi: Almarhum Pemimpin yang ‘Ngemong’

- Publisher

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Bicarasurabaya.com – Langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melambat saat memasuki ruang persemayaman Grand Heaven, Rabu (11/2/2026) sore. Di hadapannya, terbaring Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Didampingi sang istri, Rini Indriyani, Eri lebih dulu menyalami keluarga almarhum. Beberapa saat kemudian, ia berdiri di samping peti jenazah. Kepalanya tertunduk. Tangannya mengusap wajah yang tak lagi mampu menyembunyikan duka.

Kepergian pria yang akrab disapa Awi itu bukan sekadar kehilangan kolega kerja. Bagi Eri, ia adalah sahabat dan sosok kakak.

“Kami kehilangan sahabat, kehilangan pemimpin yang selalu berjuang untuk warga Surabaya,” ucap Eri dengan suara bergetar.

Hubungan keduanya tak hanya terjalin dalam forum resmi antara eksekutif dan legislatif. Eri mengaku sering berdiskusi, bertukar pikiran, bahkan berdebat demi mencari keputusan terbaik bagi kota.

Menurutnya, Awi adalah pemimpin yang mampu merangkul semua pihak. Di tengah dinamika politik, almarhum dikenal tenang dan sabar. Sosok yang, kata Eri, selalu memilih jalan dialog ketimbang konflik.

Baca Juga:  Vaksin Booster Jadi Upaya Pemkot Tangkal Kenaikan Kasus Covid-19

“Beliau itu bisa ngemong semuanya. Harmoni antara Pemkot dan DPRD terjaga karena beliau,” katanya.

Eri juga mengenang pesan yang kerap disampaikan almarhum saat menghadapi tekanan dan tudingan.

“Kalau kita tidak berbuat salah tapi disakiti, serahkan kepada Tuhan,” tutur Eri, mengulang kalimat yang ia sebut selalu terngiang hingga kini.

Dominikus Adi Sutarwijono selama menjabat dikenal aktif mengawal berbagai kebijakan strategis kota. Di mata Eri, dedikasi itu menjadi warisan moral yang akan terus dikenang.

Baca Juga:  Kembali Pimpin Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi dan Wawali Armuji Terima Dukungan dari Berbagai Elemen

Di penghujung pernyataannya, Eri berharap seluruh pengabdian almarhum menjadi amal kebaikan.

“Semoga semua dedikasi dan kebaikan beliau mendapat balasan terbaik,” ujarnya.

Sore itu, di ruang persemayaman yang hening, Surabaya tak hanya melepas seorang Ketua DPRD. Kota ini kehilangan satu figur yang selama ini menjadi jembatan, penenang, sekaligus pengingat bahwa politik bisa dijalani dengan hati. (BS/za) 

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB