Wali Kota Eri Gandeng IKA ITS Audit Struktur Pondok Pesantren di Surabaya

- Publisher

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok Humas-Ist/BS)

i

(Foto: Dok Humas-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com — Pemerintah Kota Surabaya akan melakukan audit menyeluruh terhadap keamanan struktur bangunan pondok pesantren (ponpes) di wilayahnya. Langkah ini diambil setelah tragedi ambruknya salah satu bangunan ponpes di Sidoarjo yang menelan korban jiwa.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut langkah ini sebagai bentuk respons preventif untuk mencegah kejadian serupa terulang. Ia menggandeng Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) Jawa Timur, lembaga yang juga dipimpinnya, untuk memimpin audit teknis tersebut.

Baca Juga:  Normalisasi Sungai Kalianak, Pemkot Surabaya Angkut 10 Dump Truck Sampah

“Kami mengambil langkah pencegahan. ITS sudah kami minta membantu menghitung ulang kekuatan struktur bangunan pondok pesantren. Rektor ITS juga merespons positif,” ujar Eri, Selasa (14/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eri, tim gabungan alumni ITS akan segera dibentuk dan diterjunkan untuk mengevaluasi kondisi fisik pondok-pondok pesantren, dimulai dari Surabaya dan kemudian meluas ke wilayah lain di Jawa Timur.

“Bersama alumni ITS Jawa Timur, kami akan bergerak ke seluruh pondok pesantren untuk membantu mengevaluasi kekuatan struktural bangunannya,” katanya.

Baca Juga:  Surabaya Kebut Pembangunan Rumah Pompa dan Drainase

Langkah awal akan difokuskan pada Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, lokasi tragedi yang menjadi perhatian publik. IKA ITS akan memberikan bantuan teknis perhitungan struktur dan arsitektur agar pembangunan di masa depan lebih aman dan sesuai standar.

“Kami ingin memastikan setiap pembangunan ke depan memiliki perhitungan struktur dan arsitektur yang benar. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Eri.

Program audit dan pemetaan ponpes ini akan dimulai dari Surabaya sebelum diterapkan di kota dan kabupaten lain di Jawa Timur. Eri menyebut Pemkot akan membentuk tim khusus bersama IKA ITS untuk menjalankan proses ini secara sistematis.

Baca Juga:  Jagal Sapi Ancam Mogok Massal, Tegaskan Aksi Tolak Relokasi RPH Bukan Ormas

“Kami akan mulai menata seluruh pondok di Surabaya. Setelah itu, bergantian kami lanjutkan ke daerah lain di Jawa Timur,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB