Gerakan Wakaf Uang Surabaya Catat Rekor Tertinggi, Wali Kota Eri Cahyadi Raih Penghargaan Agregator

- Publisher

Jumat, 10 Oktober 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhamad Fikser, saat mewakili Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan/dok.bicarasurabaya.com

i

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhamad Fikser, saat mewakili Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menerima penghargaan sebagai Agregator Penggerak Wakaf Uang dalam acara yang digelar sebagai bagian dari inisiatif Kota Wakaf. Penghargaan tersebut diserahkan pada agenda Talkshow ISEF 2025 (Indonesia Sharia Economic Festival) bertema “Jejak Kebaikan Zakat Wakaf: Transformasi Filantropi Islam Menuju Indonesia Emas 2025”. Acara ini berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, pada Rabu malam (8/10/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Mewakili Wali Kota Eri, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhamad Fikser, menjelaskan alasan di balik penghargaan Agregator Penggerak Wakaf Uang yang diterima WaliKota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Agama (Kemenag) Pusat dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jakarta atas langkah proaktif dan antusiasme Wali Kota Eri. Tidak hanya fokus pada wakaf uang, Wali Kota Eri juga sangat serius menangani permasalahan tanah-tanah wakaf, masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya di Surabaya untuk memastikan semua aset wakaf dapat clear dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Fikser, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga:  10 Tahun Wali Kota Risma, Berhasil Turunkan Suhu dengan Memperbanyak RTH

Ia menerangkan, sebagai langkah awal, Wali Kota Eri mencanangkan gerakan wakaf uang di Kota Surabaya. Gerakan ini dimulai dari internal, yaitu dengan mengajak keluarga sendiri untuk berwakaf, diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan ASN Kemenag Surabaya. Setelah ASN memberikan teladan, barulah ajakan ini diserukan kepada masyarakat luas.

“Gerakan ini di-kick off di Convention Hall dan berhasil mengumpulkan total wakaf hampir Rp1,5 miliar dalam waktu yang relatif singkat dari keluarga ASN Pemkot, ASN Kemenag, dan ASN BWI,” terangnya.

Perolehan wakaf sebesar Rp1,5 miliar dalam waktu singkat ini adalah yang paling tinggi se-Indonesia dibandingkan dengan kota-kota wakaf pilot project lainnya. Saat ini, terdapat 15 kota wakaf di Indonesia, dan Surabaya merupakan satu-satunya di Jawa Timur.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Beri Penghargaan KAS-RPA kepada 19 Kampung

“Kecepatan dan jumlah perolehan inilah yang menarik perhatian Kemenag RI dan BWI RI, menunjukkan keseriusan gerakan yang diinisiasi oleh Wali Kota Eri,” tambahnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhamad Fikser, saat mewakili Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan/dok.bicarasurabaya.com
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhamad Fikser, saat mewakili Wali Kota Eri Cahyadi menerima penghargaan/dok.bicarasurabaya.com

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Muhammad Muslim, menjelaskan bahwa Wali Kota Eri segera merespons positif setelah menerima audiensi dari tim Kemenag dan BWI terkait potensi wakaf di Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan pula perbedaan mendasar antara zakat dan wakaf sebagai edukasi awal.

“Zakat bersifat wajib dan dana yang dikeluarkan harus segera habis untuk tasaruf (penyaluran) ke fakir miskin. Sedangkan Wakaf hukumnya sunah yang dianjurkan. Harta pokok wakaf tidak boleh habis, melainkan harus dijaga utuh. Yang disalurkan ke masyarakat adalah hasil pengelolaan harta wakaf tersebut,” jelas Muslim.

Ketika hasil pengelolaan ini besar, dana manfaatnya akan besar dan berlaku selamanya, tidak akan habis. “Setelah mendengar pemaparan ini, Wali Kota langsung menanggapi, untuk sukseskan program ini,” imbuhnya.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Surabaya, Achmad Muhibbin Zuhri, menambahkan, keseriusan Pemkot Surabaya juga ditunjukkan dengan memfasilitasi penuh seluruh kegiatan terkait wakaf, termasuk acara kick off.

Baca Juga:  Kader Surabaya Hebat Jadi Pelopor Perubahan Pembangunan

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama dan kekompakan empat pilar utama di Surabaya, yaitu Pemkot Surabaya, Kemenag Surabaya, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Surabaya, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surabaya 1 dan 2,” kata Muhibbin.

Di samping itu, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama kota surabaya yang juga menjabat sebagai Sekretaris BWI Kota Surabaya, Muhammad Yahya, menambahkan bahwa Wali Kota Eri berharap program ini tidak berhenti. Penghargaan ini sangat berharga karena diraih saat program wakaf uang di Surabaya masih dalam tahap kick off atau permulaan.

“Penghargaan ini menjadi pemacu agar aset wakaf terus bertambah besar. Dengan aset yang besar, hasil manfaat dari pengelolaannya juga akan besar, sehingga semakin banyak warga Surabaya yang membutuhkan dapat tertolong, melengkapi peran dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),” tutup Yahya. (RF)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB