Imbau Warga Hentikan Aksi Vandalisme, Gandeng Komunitas Mural untuk Percantik Kota

- Publisher

Senin, 6 Oktober 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi vandalisme di ruang publik. Coretan liar di dinding bangunan dan fasilitas umum dinilai merusak keindahan kota dan mencoreng citra Surabaya sebagai kota yang bersih dan tertata.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser, mengungkapkan pihaknya menerima sejumlah laporan terkait vandalisme di beberapa titik. Salah satunya di akses jembatan Jalan Gubeng Pojok, yang belakangan dipenuhi coretan tidak beraturan.

Baca Juga:  Surabaya Tambah 1.800 Tongbin, Benahi TPS di Jalan Protokol

“Aksi corat-coret liar seperti ini membuat wajah kota terlihat kumuh. Kami ingin ruang publik tetap tertata dan nyaman dipandang siapa pun,” ujar Fikser, Minggu (5/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, vandalisme tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga kerap menimbulkan kesan negatif karena banyak coretan berisi kata-kata tidak pantas.

Sebagai langkah penanganan, Pemkot Surabaya tak hanya melakukan pembersihan dan penertiban, tetapi juga menggandeng komunitas mural untuk mempercantik dinding-dinding yang sebelumnya menjadi sasaran vandalisme.

Baca Juga:  Surabaya Holiday Super Sale Digelar Sebulan, Target Perputaran Ekonomi Rp15 Triliun

“Melalui kolaborasi ini, kami memberi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitasnya secara positif dan legal,” jelasnya.

Fikser menambahkan, pendekatan kreatif tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang publik dan mengurangi aksi vandalisme di masa depan.

“Dengan cara ini, kita tidak hanya memperindah kota, tapi juga membangun kesadaran bersama bahwa ruang publik adalah milik semua dan harus dijaga bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan tindakan vandalisme melalui aplikasi WargaKu atau Command Center (CC) 112.

Baca Juga:  Mobilitas Warga Tinggi, Surabaya Siaga Super Flu

“Partisipasi warga sangat penting untuk mewujudkan Surabaya yang indah, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkas Fikser.(BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB