Bicarasurabaya.com – Persebaya Surabaya berhasil mencuri satu poin penting setelah menahan imbang 1-1 Dewa United di Banten International Stadium, Jumat (26/9/2025) malam. Hasil ini terasa dramatis karena Bajul Ijo harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
Tim tuan rumah unggul lebih dulu lewat gol Septian Bagaskara pada menit ke-70. Namun, harapan Dewa United untuk mengamankan kemenangan pupus setelah Bruno Moreira mengeksekusi penalti pada menit 90+10 yang memastikan Persebaya pulang dengan satu poin.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mengaku bangga dengan mental juang timnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertandingan sangat sulit, tapi pemain menunjukkan semangat luar biasa. Bermain dengan sepuluh orang melawan tim sekuat Dewa United dan tetap bisa meraih hasil imbang, itu hari terbaik bagi seorang pelatih,” ujarnya.
Persebaya sepanjang laga dipaksa bertahan menghadapi tekanan lawan. Meski begitu, semangat pantang menyerah membuat mereka bisa bertahan hingga akhir dan akhirnya menyamakan kedudukan.
Kebanggaan serupa juga dirasakan striker Mihailo Perovic. Menurutnya, kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan Persebaya keluar dari tekanan.
“Bermain dengan 10 pemain sangat sulit, tapi kami berjuang sampai menit akhir. Kami tetap kompak, tidak hanya bertahan tapi juga menyerang, dan akhirnya mendapatkan satu poin yang sangat berarti,” kata pemain asal Montenegro itu.
Hasil ini membuat Persebaya tetap menjaga momentum di kompetisi Super League 2025/2026, meski harus menjalani laga berat dengan kondisi yang tidak ideal. (BS/za)






