64 Rumah Warga di Situbondo Rusak Akibat Gempa Magnitudo 5,7

- Publisher

Jumat, 26 September 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Jumlah rumah rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 5,7 yang mengguncang Banyuwangi dan Situbondo, Jawa Timur, terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat hingga Kamis (25/9) malam, total ada 64 rumah terdampak di empat desa.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, menyebutkan rumah rusak tersebar di Desa Sumberanyar (16 rumah), Sumberwaru (25 rumah), Wonorejo (19 rumah), dan Sumberejo (4 rumah), seluruhnya di Kecamatan Banyuputih. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari retak pada dinding hingga ada yang roboh.

Baca Juga:  Surabaya Hari Ini Hujan Ringan Merata, Suhu Maksimal 32 Derajat

“Pendataan sementara menunjukkan 64 rumah terdampak, sebagian hanya retak, tapi ada juga yang ambruk,” kata Sruwi saat dikonfirmasi, Jumat (26/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain merusak rumah warga, tujuh pos jaga di kawasan Taman Nasional Baluran juga dilaporkan mengalami kerusakan. Pos Balanan mengalami kerusakan paling parah dengan atap runtuh dan dinding retak. Enam pos lainnya, yakni Watunumpuk, Merak, Bama, Bajulmati, Perengan, dan Bitakol, juga mengalami retakan dinding dan kerusakan pada bagian atap.

Baca Juga:  Hujan Ringan Guyur Surabaya, Suhu Berkisar 24–30 Derajat

Gempa tektonik tersebut terjadi pada Kamis sore pukul 16.04 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) awalnya mencatat magnitudo 5,7, sebelum memperbarui menjadi 5,3. Episenter gempa berada di laut, sekitar 40 kilometer timur laut Banyuwangi, dengan kedalaman 12 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami, meski guncangannya dirasakan hingga sebagian wilayah Jawa Timur dan Bali.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. BPBD bersama aparat desa masih melakukan pendataan lanjutan sekaligus membantu warga yang rumahnya rusak.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB