Polda Jatim: Aksi Anarkis Rugikan Rp256 Miliar, Penyelidikan Masih Berlanjut

- Publisher

Jumat, 19 September 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com– Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) merilis angka kerugian akibat aksi unjuk rasa berujung anarkis di sejumlah daerah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp256 miliar, terdiri atas kerugian kepolisian sekitar Rp42 miliar dan pemerintah daerah lebih dari Rp214 miliar.

“Dana sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (18/9/2025) petang.

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Gempa, Emil Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Nanang menyayangkan aksi yang berujung perusakan, pembakaran, hingga penjarahan tersebut. Ia menegaskan pihaknya tengah menelusuri jaringan pelaku serta otak di balik peristiwa itu. “Tim kami sudah mengumpulkan bukti. Mudah-mudahan segera mengerucut pada siapa otak atau pelaku utama. Jejak elektronik tidak bisa dihapus,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi di media sosial yang bisa memicu kerusuhan. “Bijaklah dalam menggunakan teknologi. Pilih mana yang bermanfaat dan mana yang justru merugikan,” pesannya.

Baca Juga:  Kerugian Negara Kasus KBS Ditaksir Rp7 Miliar, Nilai Masih Bisa Bertambah

Sejauh ini, penyelidikan masih berlangsung di 10 kota di Jawa Timur. Polda memastikan penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu. Namun, pendekatan persuasif diterapkan untuk pelaku anak di bawah umur. “Sebagian hanya ikut-ikutan mencari jati diri. Mereka kami kembalikan ke orang tua untuk mendapat pengawasan,” jelasnya.

Nanang menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di Jawa Timur agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami berkomitmen mengungkap dalang intelektual dan memastikan aksi anarkis seperti ini tidak terjadi lagi,” tegasnya. (BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB