Rusunami Jadi Jawaban Kebutuhan Hunian Generasi Muda Surabaya

- Publisher

Kamis, 9 April 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok DIskominfo Surabaya

i

Foto: dok DIskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Kebutuhan hunian terjangkau bagi generasi muda di Surabaya kian mendesak. Di tengah harga properti yang terus naik dan keterbatasan lahan, konsep rumah susun sederhana milik (rusunami) mulai didorong sebagai solusi.

Program ini diposisikan bukan sekadar proyek perumahan, melainkan upaya membuka akses kepemilikan hunian bagi anak muda yang selama ini kesulitan memiliki tempat tinggal di kota sendiri.

Pengajar Psikologi Komunikasi dan Transaksional Analisis, M. Isa Ansori, menilai generasi muda saat ini kerap hanya menjadikan kota sebagai tempat bekerja, bukan tempat hidup.

“Banyak yang berkontribusi pada ekonomi kota, tapi masih kesulitan mengakses hunian layak,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Kondisi ini juga terjadi di kota-kota besar lain. Kebutuhan hunian terus meningkat, sementara pasangan muda berada pada fase awal membangun kemandirian, sehingga akses tempat tinggal menjadi faktor penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi.

Dalam konteks itu, rusunami dinilai sebagai langkah strategis. Selain menawarkan harga lebih terjangkau melalui konsep hunian vertikal, program ini juga membuka peluang kepemilikan di tengah keterbatasan lahan.

Baca Juga:  Tanggul Sungai di Wonorejo Ambles 15 Meter, BPBD dan DSDABM Lakukan Penanganan Darurat

Isa menyebut, skema ini bisa menjadi bagian dari siklus pembangunan sosial. Hunian sewa untuk masyarakat berpenghasilan rendah, akses pendidikan, hingga kepemilikan rusunami saat kondisi ekonomi membaik.

“Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi membangun keberlanjutan hidup,” katanya.

Di sisi lain, efektivitas program sangat bergantung pada perencanaan. Faktor lokasi, konektivitas, serta ketepatan sasaran menjadi kunci agar hunian benar-benar terjangkau dan diminati.

Jika dijalankan konsisten, rusunami berpotensi menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan kesenjangan akses hunian di perkotaan.

Baca Juga:  Kebakaran Rumah Semi Permanen di Wonocolo Surabaya, Satu Warga Luka Bakar

Pada akhirnya, ukuran kota yang berkembang tak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kemampuannya menyediakan ruang hidup yang layak bagi warganya. Rusunami untuk generasi muda menjadi salah satu pijakan menuju arah tersebut.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB