Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat, Eri Siapkan Tiga Jurus

- Publisher

Kamis, 18 September 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok-Humas/BS)

i

(Foto: Dok-Humas/BS)

Bicarasurabaya.com – Di tengah isu pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas keuangan daerah. Tiga langkah utama yang digencarkan yakni transparansi laporan keuangan, optimalisasi aset, serta pengawasan berbasis teknologi.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses anggaran. “Kejujuran dalam laporan keuangan menjadi kunci agar kebutuhan dan pengeluaran bisa dipantau secara jelas,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Selain menata arus kas, Pemkot juga berupaya menggali potensi pendapatan baru dengan memaksimalkan aset yang belum produktif. Aset idle akan disewakan sehingga mampu menambah kas daerah. “Hasil dari penyewaan diharapkan bisa menutup kekurangan transfer keuangan daerah,” kata Eri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah lain adalah memperketat pengawasan untuk mencegah kebocoran anggaran. Sistem pembayaran non-tunai diterapkan, terutama di sektor pajak hotel dan restoran. Melalui aplikasi khusus, data pendapatan otomatis terhubung dengan sistem pemkot tanpa pemeriksaan manual. Cara ini dinilai lebih transparan sekaligus menutup peluang manipulasi.

Dengan strategi tersebut, Eri optimistis Surabaya tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi meski menghadapi tantangan fiskal. “Dengan fiskal yang kuat dan strategi yang matang, Surabaya siap menghadapi dinamika ekonomi,” tegasnya.(BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB