Kembangkan SDM Akademisi, FISIP UPN Veteran Jatim Tularkan Analisis Big Data ke UNHAS Makasar

- Publisher

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan FISIP UPN Veteran Jatim Catur Suratnoaji saat memberikan materi Big Data/Dok. Bicarasurabaya.com

i

Dekan FISIP UPN Veteran Jatim Catur Suratnoaji saat memberikan materi Big Data/Dok. Bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Sebanyak 21 peserta mengikuti pelatihan Analisis Big Data yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN Veteran Jawa Timur pada Rabu-Jumat (10-12/07/2024). Pelatihan yang digelar di Hotel Movenpick itu diikuti oleh 20 civitas akademika Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makasar dan seorang dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Pada hari pertama, mereka belajar teori-teori tentang Big Data, dan dilanjutkan pada hari kedua yang berfokus pada praktek langsung menggunakan software dalam menganalisis Big Data. Selanjutnya pada hari ketiga, para peserta melakukan studi tiru ke Fisip UPN Veteran Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Dekan FISIP UPN Veteran Jatim Catur Suratnoaji menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital disamping menjadi sarana komunikasi dan promosi, ternyata juga memberikan manfaat yang luar biasa untuk riset akademisi, termasuk riset yang berbasis Big Data. Oleh karena itu, FISIP Veteran Jatim terus berkolaborasi dan menularkan sebuah metode penelitian baru berbasis Big Data.

“Jadi, setelah kami mencoba menularkan Big Data kepada civitas akademika UPN Veteran Jatim, lalu kami juga bertekad untuk terus mengembangkan SDM di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama dalam mengembangkan metode penelitian baru yang berbasis Big Data,” kata Catur.

Menurutnya, analisis Big Data ini sangat penting di era saat ini. Pasalnya, dengan Big Data memungkinkan pengelolaan data yang berjumlah sangat besar bisa diolah dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh perusahaan maupun organisasi.

Wadek 1 Fisip UPN Veteran Jawa Timur saat memberikan materi Big Data/Dok. Bicarasurabaya.com
Wadek 1 Fisip UPN Veteran Jawa Timur saat memberikan materi Big Data/Dok. Bicarasurabaya.com

Dalam pelatihan ini, para peserta dikenalkan dengan Big Data, baik Big Data dalam kebijakan publik, bisnis, dan riset. Bahkan, para peserta juga diajari teknik penarikan data (Data Mining), lalu analisis data, serta visualisasi data untuk pengambilan keputusan yang efektif.

Baca Juga:  Mendorong Kemandirian Ekonomi Akseptor KB, Pemkot Surabaya bersama UPN Jatim Gelar Pelatihan Pemilihan Produk

“Pelatihan ini dibimbing langsung oleh para praktisi terkemuka yang memiliki pengalaman luas dalam analisis Big Data di berbagai instansi dan industri,” tegasnya.

Dekan yang terkenal dengan pakar Big Data ini juga bersyukur karena peminat pelatihan ini sangat banyak. Bahkan, pelatihan yang digelar kali ini merupakan pelatihan analisis Big Data yang keempat atau batch 4. “Semoga ini bisa terus berlanjut, sehingga banyak akademisi yang menggunakan analisis Big Data,” ujarnya.

Dekan Fisip UPN Veteran Jatim saat menerima cinderamata dari pihak Unhas/Dok. Bicarasurabaya.com

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya dan Alumni FISIP UNHAS Moehammad Iqbal Sultan bersyukur karena sudah bisa membawa civitas FISIP UNHAS mengikuti pelatihan ini. Ia memastikan bahwa perwakilan dari semua departemen di FISIP UNHAS ikut hadir dalam pelatihan kali ini.

Baca Juga:  Gelar Produk UPPKA Jadi Bukti Nyata Keberhasilan Pembinaan UMKM Perempuan di Surabaya

“Mudah-mudahan kita pulang dari pelatihan ini membawa oleh-oleh Software yang dapat membawa kebaikan bagi kampus kita ke depannya. Kalau teman-teman ini ada hasilnya, nanti saya akan usulkan kepada pihak rektorat untuk mendatangkan Pak Catur ke Makasar atau teman-teman UNHAS yang ke sini,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa pembelajaran tentang Big Data ini tidak akan berhenti sampai akhir pelatihan. Namun, ia memastikan akan terus menindaklanjuti ke tahapan berikutnya. “Nanti tindaklanjutnya kita bisa mengundang Pak Catur dan timnya ke sana atau nanti utusan kita yang akan belajar lagi ke UPN. Pokoknya ini harus ada tindaklanjutnya,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB