Sejumlah Kiai di Kota Pahlawan Tak Bersedia Jadi Pengurus PCNU Surabaya

- Publisher

Minggu, 30 April 2023 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Logo Nahdlatul Ulama (istimewa/net)

i

Foto: Logo Nahdlatul Ulama (istimewa/net)


Bicarasurabaya.com – Sejumlah kiai di Kota Pahlawan menyatakan tidak bersedia menjadi pengurus PCNU Kota Surabaya. Mereka merasa dicatut namanya dalam SK PBNU nomor 203/PB.01/ A.II.01.45/ 99/ 04/ 2023.

Mereka antara lain, KH. Abd. Mukhit Murtadlo, KH. Mas Mansur Tolchah, KH. Mas Sulaiman Nur, KH. Kemas Abdurrahman, KH. Mas Kamil Thobroni, KH. M. Ishaq Muslih dan KH. Habib Abu Bakar.

Dalam rilis pernyataan yang diterima Bicarasurabaya.com, mereka menyatakan:
1. Akan tetap berkhidmat untuk kemaslahatan warga Nahdliyyin sesuai dengan cita-cita para muassis jam’iyah Nahdlatul Ulama, dan;

2. Tidak bersedia menjadi Pengurus PCNU Kota Surabaya yang ditunjuk oleh PBNU melalui SK nomor 203/ PB.01/ A.II.01.45/ 99/04/2023.

Seperti diketahui, tepat pada tanggal 30 April 2023 lalu, PBNU telah melantik kepengurusan PCNU Kota Surabaya. Sebelumnya, pada Oktober 2022, PBNU telah menurunkan tim Caretaker PCNU yang ditugaskan untuk melakukan penataan organisasi dan menyelenggarakan Konferensi. Namun, sampai diperpanjang 2 kali masa kerjanya, belum dapat melaksanakan tugasnya itu.

Karena itu, PBNU kemudian menurunkan SK Kepengurusan Definitif PCNU Surabaya periode 2023-2024. H. Umarsyah, salah seorang Pengurus Harian PBNU yang sebelumnya adalah Ketua Caretaker, ditunjuk kembali. Kali ini sebagai Ketua pengurus definitif PCNU bersama H. Masduki Toha sebagai Sekretaris.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Ingin Satukan PCNU Surabaya
Surat pernyataan penolakan sejumlah Kiai di Kota Surabaya (Istimewa)
Surat pernyataan penolakan sejumlah Kiai di Kota Surabaya (Istimewa)

Penolakan para kiai tersebut, bagian dari polemik panjang yang menimpa PCNU Kota Surabaya. Pada Awal tahun 2021 melalui Tim Caretaker juga, PBNU dua tahun yang lalu sudah menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) NU dan menghasilkan susunan pengurus.

Sayangnya hasil konferensi itu tidak ditindaklanjuti dengan pengesahan, sampai terselenggaranya Muktamar NU di Lampung. Dan setelah lebih dari 1,5 tahun sejak terbentuknya pengurus baru saat itu, Oktober lalu, PBNU menerbitkan SK Caretaker dan selanjutnya SK Pengesahan Kepengurusan Definitif.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Ingin Satukan PCNU Surabaya

“Kami hanya mau menjadi pengurus NU berdasarkan amanah dari warga NU melalui Ranting dan MWC dalam Konferensi Cabang. Dan itu sudah terjadi 2 tahun lalu. Itulah yang konstitusional,” terang KH Mas Mansur Tolchah dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip pada Minggu (30/4/2023).

Menanggapi hal ini, beberapa kiai dan warga NU menyatakan merasa ada keanehan atau kejanggalan. Buntutnya, sejumlah kiai memberikan pernyataan tidak bersedia menjadi pengurus yang sudah ditunjuk oleh PBNU itu. (*/BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB