1000 Tanaman Ditanam Setiap Hari, Pemkot Ingin Buat Suasana Kota Surabaya Tetap Sejuk

- Publisher

Senin, 1 Agustus 2022 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus konsisten melakukan penghijauan dalam setiap harinya. Ini sebagai salah satu upaya mencegah dampak dari global warming sekaligus membuat Kota Pahlawan agar terasa lebih sejuk dan rindang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, dalam satu bulan ada ratusan ribu tanaman yang ditanam di Kota Surabaya. Artinya, dalam sehari pihaknya menanam lebih dari 1000 tanaman.

“Sehari paling tidak ada seribu tanaman. Baik itu pohon, semak, palem, termasuk dengan tanaman-tanaman yang kecil-kecil (tanaman hias),” kata Agus Hebi di kantornya, Senin (1/7/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan tanaman tersebut, kata Agus Hebi, penanamannya terbagi ke enam rayon atau wilayah di Kota Surabaya. Yakni, Rayon Pusat, Barat, Utara, Timur 1, Timur 2 dan wilayah Selatan.

Selain di enam wilayah tersebut, ia juga mengungkapkan, bahwa dalam setiap harinya, ribuan tanaman juga ditanam di taman-taman aktif. “Baik itu berupa tanaman baru maupun untuk menggantikan tanaman yang sudah kering,” ujar dia.

Data DLH Surabaya pada bulan Juli tahun 2022 mencatat, ada sebanyak 579.718 tanaman yang ditanam tersebar ke seluruh wilayah di Kota Pahlawan. Tanaman tersebut, terdiri dari Semak sebanyak 312.791 bibit, Perdu 240 bibit, Pohon Pelindung 1.196, Palem 120 bibit dan Tanaman Hias 766 bibit.

“Jadi setiap bulan memang kurang lebih segitu jumlah tanaman yang kita tanam. Dan itu ditanam tersebar ke seluruh rayon serta taman-taman aktif,” ungkap dia.

Pihaknya berharap, melalui langka kongkrit tersebut, dapat membuat suasana di Kota Surabaya lebih sejuk. Itu sekaligus pula bertujun untuk meminimalisir dampak dari global warming.

“Tujuannya adalah supaya Surabaya lebih sejuk dan tidak panas. Jadi kita memang lakukan penanaman 1.000 tanaman setiap harinya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB