Mahasiswa ITS Gagas Eduly, Platform Donasi Kebutuhan Sekolah

- Publisher

Rabu, 9 Maret 2022 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar aplikasi Eduly /dok. Humas ITS

i

Tangkapan layar aplikasi Eduly /dok. Humas ITS


Bicarasurabaya.com – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah aplikasi terintegrasi yang menghubungkan antara donatur kebutuhan sekolah kepada pihak yang membutuhkan. Aplikasi ini dibangun untuk membantu pelajar yang mengalami keterbatasan finansial membeli kebutuhan sekolah.

Ketua Tim Muhammad Akmal Rishwanda menjelaskan, Eduly merupakan sebuah platform bagi orang yang membutuhkan berbagai perangkat sekolah dan yang sedang ingin menyumbangkan barangnya. Siapapun bisa menyumbangkan perangkat sekolah mereka mulai dari alat tulis, buku, baju seragam, hingga barang elektronik.

Baca Juga:  Tidak Suka Sayur? Veggie Cookies Buatan Mahasiswa UK Petra Bisa Jadi Solusi

“Jadi, apabila ada laptop yang sudah tidak terpakai namun masih berfungsi bisa disumbangkan juga,” kata Akmal melalui keterangan tertulisnya, Rabu (9/3/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akmal menerangkan, penerima dari barang yang disumbangkan bisa berupa yayasan panti asuhan yang merupakan mitra tim Eduly ataupun perorangan yang sedang membutuhkan barang tersebut. Aplikasi Eduly akan merekomendasikan penerima yang memerlukan saat donatur akan menyumbangkan barangnya.

“Dengan begini, donatur akan langsung tahu ke mana barangnya akan pergi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Empat Layanan Adminduk di Surabaya Dapat Diurus Melalui Ketua RT

Untuk pengiriman barang, tim Eduly menyediakan dua pilihan. Donatur bisa memilih untuk mengirimkan sendiri barangnya kepada penerima, atau menggunakan fitur pick-up yang mem
berikan fasilitas barang akan diantarkan tim Eduly kepada penerima. Fitur ini disediakan untuk memudahkan donatur dalam mengirimkan barang.

“Kita mau donatur tidak merasa diberatkan saat mereka ingin menyumbangkan barangnya, sehingga kami sediakan dua pilihan ini,” ungkap Akmal.

Dengan begini, orang yang tidak tahu ke mana harus menyumbangkan barang bekas sekolahnya akan semakin termudahkan. Selain itu, anak-anak yang merasa tidak bisa melanjutkan sekolah karena tidak memiliki perlengkapan pun akan berkurang.

Baca Juga:  Pasar Besar Ngawi Diresmikan Presiden, Khofifah Optimistis Perputaran Ekonomi Makin Kencang

“Hal ini tentunya akan membantu mengurangi tingkat anak putus sekolah dan diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” harap Akmal.

Gagasan yang dituangkan dalam karya tulis ilmiah itu pun telah berhasil membawa medali emas pada ajang ASEAN Innovative Science, Environmental, and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2022 kategori Social Science, awal Februari lalu. (BS02)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB