Jangan Cuma Ramai di Medsos, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Beli Batik!

- Publisher

Minggu, 3 Oktober 2021 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Batik Nasinal 2 Oktober /Ist

i

Hari Batik Nasinal 2 Oktober /Ist

Bicarasurabaya.com – Di momen peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2021 kemarin, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat tidak sekadar memeriahkannya di media sosial melalui unggahan dan hashtag. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk membeli batik bukan printing dari para perajin batik.

“Hari Batik, jangan hanya ramai di medsos atau hashtag saja, tapi juga ramaikan di gerai-gerai batik. Di Jatim ini banyak sekali sentra batik dengan beragam motif sesuai ciri khas daerahnya. Mulai dari Tuban, Banyuwangi, Madura, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, Mojokerto, Pacitan, Sidoarjo, Bojonegoro,  Jember dan sebagainya. Ayo bantu perajin batik di Jatim bisa tetap eksis dengan membeli produknya,” kata Gubernur Khofifah, Sabtu (2/10/2021).

Baca Juga:  Syekh Ali Jaber Wafat, Khofifah: Ulama Yang Sangat Peduli Penyandang Disabilitas

Dia mengatakan, tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa batik printing adalah batik. Padahal, menurutnya batik printing bukanlah batik, melainkan hanya kain yang diprint dengan motif batik. Sementara, batik adalah kain yang diproduksi dengan metode membatik, baik itu tulis, cap, maupun campuran keduanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang kain printing motif batik harganya lebih murah, tapi jika kita membelinya, perajin batik kita tidak akan dapat apa-apa. Kadang terasa lebih mahal karena itu kreasi hand made, bukan mesin,” terangnya.

Baca Juga:  Varian Omicron Terdeteksi di Jatim, Khofifah Minta Masyarakat Tidak Panik

Khofifah menyebut, membeli batik karya pengrajin sama dengan berkontribusi menyelamatkan aset bangsa yang telah resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity).

Lebih dari itu, langkah ini juga sebagai bentuk penyelamatan terhadap pelaku UMKM yang ada di Jatim agar segera pulih dari Pandemi Covid-19. “Daripada beli baju merek luar negeri dengan harga selangit, mending bali batik asli bukan printing yang notabene adalah produk dalam negeri,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB