Tahun 2022, Tiga Pasar Tradisional di Surabaya Bakal Direvitalisasi

- Publisher

Jumat, 24 September 2021 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Kembang pasca kebakaran pada Minggu (22/8/2021) /Ist

i

Pasar Kembang pasca kebakaran pada Minggu (22/8/2021) /Ist


Bicarasurabaya.com – Di tahun 2022, tiga pasar tadisional di Kota Surabaya direncanakan untuk direvitalisasi. Tiga pasar itu adalah Pasar Kembang, Pasar Keputran Utara dan Pasar Pabean.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro.

Ia menyatakan, rencananya revitaliasi bakal dilakukan di tahun 2022. Revitalisasi bakal digarap seiring dengan adanya penyertaan modal ke PD Pasar Surya senilai Rp 9 miliar.

“Pemkot ada penyertaan modal Rp 45 miliar. Tetapi Rp 9 miliar belum diserahkan ke PD Pasar Surya,” kata Agus Hebi usai rapat dengar pendapat di Komisi B DPRD Surabaya, Selasa (21/9/2022) lalu.

Menurutnya, uang tersebut yang akan digunakan untuk membiayai revitalisasi. “Rencananya uang Rp 9 miliar itu nanti untuk revitalisasi pasar,” katanya.

Agus Hebi menyebut, rencana revitaliasi tiga pasar itu untuk memperlancar distribusi kebutuhan bahan makanan. Selain itu juga untuk memperbaiki kondisi tiga pasar itu.

Baca Juga:  58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Namun, kata dia, bentuk revitalisasi tersebut masih menunggu perencanaan dan kemampuan anggaran. Selan itu pula, rencana revitalisasi tersebut juga tergantung kondisi pandemi.

“Kita kan tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Misalnya tahun 2022 nanti risiko penularan kembali tinggi, kemudian lockdown. Maka program tidak bisa jalan karena recofusing anggaran,” terang dia.

Sementara itu, Direktur Administrasi Keuangan PD Pasar Surya, Sutjahjo menambahkan, revitalisasi atau perbaikan dalam waktu dekat ini adalah Pasar Kembang.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Sinergi dengan Warga Kampung Atasi Krisis Lahan Makam

“Karena ini kan sudah mau musim hujan, kasihan pedagang yang di sana. Karenanya perbaikan Pasar Kembang akan diprioritaskan,” kata Sutajhjo. (BS02)

Berita Terkait

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat
Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak
Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
13.058 Aduan Warga Surabaya Tuntas Lewat Lapor Cak Eri
1.600 Pelamar Berebut 450 Loker, Gambaran Ketatnya Persaingan Kerja di Surabaya

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB