Vaksin 901 Disabilitas, Pemkot Surabaya Dibantu Pendekar Biru

- Publisher

Rabu, 1 September 2021 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabya bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya menggelar Gebyar Vaksin Disabilitas di Panti Keterampilan TP PKK Kota Surabaya, Jalan Tambaksari No 11 Surabaya. Vaksinasi yang akan digelar selama tiga hari itu, mulai 1-3 September 2021, akan menyasar 901 disabilitas.

Saat itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi meninjau langsung vaksinasi tersebut. Bahkan, ia juga sempat menyemangati beberapa disabilitas yang hendak disuntik vaksin. Setelah divaksin, mereka juga mendapatkan bingkisan dari Ketua TP PKK Surabaya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan Gebyar Vaksin Disabilitas itu digelar bersama-sama dengan TP PKK Surabaya. Ia berharap nantinya seluruh warga Kota Surabaya, khususnya disabilitas yang belum mendapatkan vaksin, bisa divaksin di tempat yang aman dan nyaman, dan tidak bercampur dengan warga lainnya. “Jadi, pemkot terus lakukan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Wali Kota Eri seusai meninjau vaksinasi, Rabu (1/9/2021).

Menurutnya, vaksinasi kepada disabilitas ini memang memiliki tantangan tersendiri. Makanya, tim penggerak PKK turun ke bawah untuk bisa mengetahui dan bahkan merayu mereka yang mungkin takut jarum suntik, sehingga tim penggerak PKK ini diharapkan bisa mengajak mereka untuk tetap mengikuti vaksin.

“Itulah yang menjadi kebahagiaan kami, menjadi tantangan tersendiri bagi kami bagaimana kami tetap bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengaku, sengaja meminta seluruh kader tim penggerak PKK untuk turun langsung ke bawah supaya bisa mengetahui apakah masih ada di rumah-rumah atau perkampungan yang disabilitasnya belum divaksin. Bagi dia, yang terpenting bukan jumlahnya, tapi semua warga Surabaya dapat divaksin.

Baca Juga:  Sekelas dengan AHY, Wali Kota Eri Mulai Kuliah Daring S3 Unair

“Terutama disabilitas dan juga ibu hamil. Itu menjadi prioritas kami supaya mereka memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat daripada kita yang dalam keadaan normal,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi mengatakan vaksinasi kepada disabilitas ini akan dilakukan selama tiga hari dengan menyasar 901 orang yang berasal dari 31 kecamatan di Kota Surabaya. Pada hari pertama akan menyasar 361 peserta, hari kedua 351 peserta dan hari ketiga 189 peserta.

“Mereka kita fasilitas mulai dari dijemput, pendaftaran, suntik, mendapatkan kartu vaksin hingga pulangnya pun kita antarkan dan didampingi,” kata Rini Indriyani.

Baca Juga:  Alhamdulillah...Kota Surabaya Raih Penghargaan Udara Terbersih se-Asia Tenggara

Ia juga menjelaskan bahwa pada saat pandemi Covid-19 ini, TP PKK Kota Surabaya memiliki tim yang cukup solid dalam mensosialisasikan upaya untuk mencegah tingginya penyebaran Covid19. Tim itu bernama Kader Pendekar Biru (Pendampingan Oleh Kader dalam Rangka Adaptasi Kebiasaan Baru).

Tim ini sangat getol dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara langsung tentang tata kebiasaan baru di era pendemi. Bahkan, pada hari ini mereka inilah yang berperan aktif dalam mendampingi para penyandang disabilitas untuk mengikuti kegiatan vaksin.

“Tim ini juga yang turun langsung ke lapangan untuk mendata para disabilitas ini. Kami sangat dibantu. Kami mengucapkan terimakasih banyak atas semua supportnya untuk kelancaran acara ini,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB