Ketua TP PKK Surabaya Masifkan Sosialisasi Pentingnya Vaksin bagi Ibu Hamil

- Publisher

Jumat, 27 Agustus 2021 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi membuka kegiatan Sosialisasi Keamanan Vaksin Covid-19, bagi Ibu Hamil serta Penguatan Pemahaman Skor Poedji Rochjati untuk Deteksi Kehamilan Resiko Tinggi kepada Kader Pendamping Bumil se-Surabaya.

Acara yang digelar secara virtual itu, mengundang dua pemateri diantaranya yakni pertama dari Persatuan Dokter Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Surabaya, Dr. dr M. Aldika Akbar, SpOG (K). Berikutnya kedua, Dr.dr Budi Prasetyo, SpOG(K) yang memaparkan tentang Penguatan Pemahaman skor Poedji Rochjati untuk Deteksi Kehamilan Resiko Tinggi.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi bersyukur sebab vaksinasi dosis pertama untuk ibu hamil yang berlangsung beberapa waktu lalu berjalan lancar. Untuk itu, dirinya meminta bantuan kepada seluruh kader untuk tidak berhenti  mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi ibu hamil (bumil).

“Saya berterima kasih atas dedikasi, ketulusan panjenengan semuanya yang sudah terjun ke masyarakat untuk sosialisasi. Kami harap upaya ini tetap berlanjut hingga seluruh bumil sudah tervaksin,” kata dia.

Rini menjelaskan, sosialisasi itu menjadi penting dilakukan seiring dengan jumlah bumil yang menerima vaksin masih terus bertambah. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang keamanan vaksin Covid-19 bagi bumil. “Sehingga para bumil tidak lagi khawatir untuk disuntik vaksin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Keliling Puskesmas se-Surabaya, Rini Eri Cahyadi Pastikan Vaksinasi Lancar

Selain itu, istri Wali Kota Surabaya menyebut tugas para kader bumil ini dinilai luar biasa. Sebab, selain melakukan sosialisasi mereka juga wajib memonitoring kondisi bumil secara berkala di masing-masing wilayahnya. Bahkan, para kader itu, juga mengemban tugas mensosialisasikan terkait pemahaman mendeteksi kehamilan resiko tinggi.

“Semoga sinergi, gotong-royong yang kita lakukan ini bermanfaat buat kita semuanya. Terutama dalam hal ini tidak ada lagi korban Covid-19 yang menyerang ibu hamil,” papar dia.

Di samping itu, Rini menambahkan saat ini Kota Pahlawan sudah memasuki PPKM level 3. Artinya, kondisi tersebut sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Oleh sebab itu, ia meminta kepada seluruh kader untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 kapanpun terutama saat menjalankan tugas.

Baca Juga:  Tak Perlu Lahan Luas, Metode Hidroponik Cocok Diterapkan di Perkotaan

“Alhamdulillah berkat doa dan perjuangan kita bersama Surabaya saat ini sudah lebih baik. Mudah-mudahan kondisi seperti ini bisa terus berjalan. Dan harapan kita semua segera terbebas dari wabah dunia tersebut,” lanjutnya.

Terakhir, ia meminta kepada seluruh warga Surabaya untuk saling ikhtiar dan mendoakan Kota Pahlawan agar dapat kembali seperti sediakala sehingga perekonomian kembali pulih. “Tidak bosan-bosannya saya meminta agar Surabaya terbebas dari covid 19. Mudah-mudahan yang sedang dalam keadaan sakit diberikan kesembuhan dan yang sembuh membantu orang yang sedang sakit,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB