Terima Bantuan dari Mensos Risma, Wali Kota Eri: Ini Penyemangat Baru di Daerah!

- Publisher

Senin, 5 Juli 2021 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensos Risma saat menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Gedung Convention, Arif Rahman Hakim, Surabaya, Senin (5/7/2021) /Ist

i

Mensos Risma saat menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Gedung Convention, Arif Rahman Hakim, Surabaya, Senin (5/7/2021) /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI berupa 250 bed, 50 velbed, 2.500 baju APD, 2.500 masker N95, 10 tenda, dan 60 ribu masker medis.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di dapur umum Kemensos, halaman Gedung Convention Hall Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, Senin (5/7/2021).

Penyerahan bantuan itu dilakukan di sela-sela Mensos Risma memimpin masak di dapur umum. Selain Surabaya, Mensos Risma juga menyerahkan bantuan kepada Kabupaten Gresik dan juga Kabupaten Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mensos Risma mengatakan, penyerahan bantuan kali ini untuk Kota Surabaya, Gresik, dan juga Sidoarjo. Sebelumnya, ia mengaku sudah menyerahkan bantuan kepada Kediri, dan Kabupaten Malang. Bantuan yang diberikan mulai dari masker medis hingga bed untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga:  Pasca Ditutup, Eks Lokalisasi Dolly-Jarak Menjelma Jadi Kampung Religi

“Selain itu, kami juga memberikan bantuan makanan dan telor rebus. Kami akan kirim (nasi kotak) ke Gresik 1.500 pack, ke Sidoarjo 1.500 pack, dan Surabaya 2.000 pack. Kalau saya lihat di Jakarta, telor rebusnya itu untuk tenaga medis, dan ternyata di rumah sakit telornya diserahkan ke pasien, kemudian nasinya untuk tenaga medis,” kata Mensos Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya ini juga mengungkapkan, bahwa dapur umum yang diletakkan di Surabaya itu akan terus dilakukan sampai Covid-19 mulai menurun. Meski begitu, ia menyatakan akan melihat perkembangan Covid-19 di tiga kabupaten itu. “Nanti kita lihat lah, kalau sudah turun, kita tinggal,” ujarnya.

Baca Juga:  Dana Hibah Bagi Kampung Tangguh Segera Cair

Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi bersyukur telah mendapatkan bantuan dari Mensos Risma. Ia juga mendoakan supaya bantuannya itu bisa menjadi amal jariyah.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat bantuan dari Bu Mensos, sehingga ini menjadi penyemangat baru di daerah. Dengan bantuan ini, kami semakin yakin bahwa kami bisa mengatasi pandemi Covid-19 ini secara bersama-sama di daerah kami masing-masing,” tegasnya.

Wali Kota Eri menyebut, bantuan bed dan velbed dari Kemensos itu akan langsung dibawa dan ditempatkan di Rumah Sakit Lapangan Tembak. Sebab, ia berharap ketika sudah ada pasien yang masuk bisa langsung nyaman untuk ditempati.

Baca Juga:  Surabaya Sudah Level 1, Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit

“Kami berharap bisa segera mengoperasionalkan Rumah Sakit Lapangan Tembak itu, karena sudah banyak yang antri,” kata dia.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menerima langsung bantuan dari Kemensos juga menyampaikan terimakasih banyak kepada Mensos Risma. Sebab, Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan 65 velbed, 10 tenda, 175 dus APD, dan 15 karton masker medis.

“Tentu, ini akan menjadi tambahan semangat bagi kami dalam menangani Covid-19, apalagi hari ini di Gresik ada kenaikan yang cukup tinggi,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB