Kabaharkam Polri: Penyekatan untuk Menyadarkan Masyarakat Agar Disiplin Prokes

- Publisher

Minggu, 4 Juli 2021 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto saat meninjau pos penyekatan di Bundaran Waru Surabaya, Minggu (4/7/2021) /Ist

i

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto saat meninjau pos penyekatan di Bundaran Waru Surabaya, Minggu (4/7/2021) /Ist


Bicarasurabaya.com – Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto didampingi Kakoorlantas Polri Irjen Pol Istiono dan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, meninjau pos penyekatan di Bundaran Waru arah masuk ke Surabaya, Minggu (4/7/2021)

Saat melakukan peninjauan, Komjen Pol Arief mengatakan, bahwa adanya penyekatan tersebut bukan hanya soal membatasi masyarakat. Akan tetapi membuat masyarakat sadar tentang Covid-19 yang saat ini tengah naik sehingga diharapkan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Komitmen Berkelanjutan, Pemkot Surabaya Wujudkan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

“Kami ingin mengetahui yang sebenarnya PPKM darurat ini dilaksanakan. Jadi yang utama bukan penyekatan nya tapi bagaimana masyarakat itu sadar, kalau gak perlu gak usah keluar rumah, makanya pola-pola yang dilakukan dengan cara seperti ini,” kata Komjen Pol Arief.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, adanya penyekatan tersebut adalah bagian dari mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja. Sehingga tidak banyak melakukan aktivitas kegiatan di luar rumah.

Baca Juga:  Datangi Bawaslu, Warga Tuntut Penggunaan Bansos BNPB untuk Kampanye Pilkada Surabaya Diusut

“Jadi penyekatan, pembatasan gerak, pembatasan interaksi ini tujuannya bukan untuk menyengsarakan masyarakat tapi untuk menjaga mereka jangan sampai terkena Covid-19,” ungkap Arief.

Dia berpendapat, suksesnya pelaksanaan PPKM Darurat ini bukan hanya karena kerja keras yang dilakukan pemerintah, TNI dan Polri. Namun, hal ini akan terlaksana dengan baik apabila seluruh masyarakat juga patuh protokol kesehatan.

“Sehingga upaya-upaya edukasi dilakukan, upaya-upaya prevensi juga kami lakukan, sekaligus juga upaya-upaya penindakan hukum, berbagai macam pelanggaran ketentuan. Jadi perlu kesadaran semuanya,” katanya.

Baca Juga:  Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi dari Balikpapan

Sebelum meninjau di Surabaya, terlebih dahulu Kombes Pol Arief juga melalukan kunjungan ke beberapa lokasi di wilayah Sidoarjo. “Semuanya sudah mengikuti ketentuan PPKM Darurat,” pungkasnya. (Hms/BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB