Jangan Kaget Jika Nanti Banyak Mutasi di Lingkup Pemkot Surabaya

- Publisher

Minggu, 27 Juni 2021 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pelayanan di Kantor Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya /net

i

Ilustrasi: Pelayanan di Kantor Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya /net


Bicarasurabaya.com – Sejak dilantik menjadi Wali Kota Surabaya pada Jum’at 26 Februari 2021, Eri Cahyadi langsung tancap gas bekerja keras untuk melayani warga. Bahkan, berbagai inovasi pun diinisiasinya untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada warga.

Namun, kerja keras Wali Kota Eri Cahyadi ini akan sia-sia, apabila pejabat yang ada di bawah, terutama jajaran kecamatan dan kelurahan kerjanya hanya duduk di belakang meja tanpa mau turun dan melihat kondisi warganya.

Wali Kota Eri Cahyadi selalu menegaskan, bahwa seorang pemimpin itu ketika mau turun ke bawah dan mendengarkan aspirasi dari masyarakatnya. Bagi dia, pemimpin itu bukanlah seorang yang kerjanya hanya duduk di belakang meja dan menerima laporan dari stafnya.

“Saya selalu sampaikan, seorang pemimpin adalah seorang yang mau turun ke bawah, yang mau mendengarkan aspirasi masyarakatnya. Insya allah ketika besok ada perubahan (mutasi, red) yang agak besar, itu bukan karena suka atau tidak suka, dekat atau tidak dekat,” kata Eri Cahyadi saat membuka kegiatan Musrenbang RPJMD 2021-2026 melalui virtual pada Rabu (23/6/2021).

Oleh karenanya, Wali Kota Eri mempersilahkan kepada siapapun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup pemkot yang ingin menjadi pejabat atau pemimpin. Namun demikian, ketika menjadi pemimpin tentu dia harus mau turun dan mendengarkan keluh kesah dari masyarakatnya.

Baca Juga:  Dulu Penjahit Pakaian PSK, Kini Jadi Pengusaha Batik Beromzet Puluhan Juta

“Siapa pemimpin yang mau jadi pemimpin, siapapun pejabat yang mau jadi pejabat, silahkan. (Pemimpin, red) adalah orang yang dekat dengan umatnya, dekat dengan masyarakatnya,” tegasnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga menekanan, bahwa seorang pejabat juga harus tahu kebutuhan anggaran yang disusun. Sehingga anggaran tersebut bukan hanya menjadi sekadar catatan kertas laporan.

“Sehingga pejabat ketika membuat anggaran tahu apa yang dibutuhkan umatnya. Bukan hanya di atas kertas. Tapi anggaran itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Vaksinasi Aglomerasi Terus Berlanjut, Wali Kota Eri: Surabaya Tak Bisa Sendiri

Bagi dia, anggaran di Pemkot Surabaya adalah untuk kepentingan masyarakat. Bukan untuk kepetingan pribadi ataupun golongan. Karenanya dia kembali menekankan kepada seluruh pejabat agar setiap anggaran yang disusun ini benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Semua anggaran ini untuk kepetingan umat, bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan pemerintah kota. Tolong buat anggaran yang benar-benar menyentuh masyarakat,” tegasnya. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB