Edukasi Kreatif ala Mahasiswa UM Surabaya, Bikin Poster Bahasa Madura hingga Jadi Sakera

- Publisher

Rabu, 16 Juni 2021 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UM Surabaya saat aksi edukasi kreatif/ist

i

Mahasiswa UM Surabaya saat aksi edukasi kreatif/ist


Bicarasurabaya.com – Adanya lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan Madura membuat Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya tergerak untuk melakukan aksi edukasi kreatif kepada masyarakat. Kegiatan edukasi kali ini dilakukan di area Perkampungan Pesisir Sukolilo, Selasa (15/6/2021).

Iqbal, salah satu mahasiswa yang ikut dalam aksi edukasi kreatif itu menjelaskan bahwa aksi yang digagas oleh mahasiswa FIK ini meliputi kegiatan edukasi masyarakat melalui poster edukatif berbahasa Madura, edukasi video bahaya dan cara pencegahan Covid-19, serta pembagian 1000 masker dan handsanitizer pada masyarakat.

“Kami sengaja membuat poster berbahasa Madura agar masyarakat Madura yang tinggal di area perkampungan pesisir Sukolilo lebih mudah memahami pesan yang ingin kami sampaikan. Kalimat yang dituliskan dalam poster tersebut seperti jek kaloppaeh angguy masker yang artinya jangan lupa pakai masker,” kata Iqbal di sela-sela aksi.

Kegiatan selanjutnya yaitu mengedukasi masyarakat menggunakan video tentang bahaya dan pencegahan Covid-19. Dengan dilakukannya edukasi lewat video diharapkan masyarakat lebih mudah dalam memahami bahaya yang dapat ditimbulkan akibat penyakit Covid-19 ini. “Dan yang paling penting mereka bisa memahami langkah-langkah pencegahan penyakit Covid-19 ini,” ujarnya.

Selain mengedukasi masyarakat melalui poster dan video, mahasiswa UM Surabaya juga melakukan aksi membagikan 1000 masker dan handsanitizer pada masyarakat. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat, agar masyarakat tetap semangat dan taat dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupannya sehari-hari.

Baca Juga:  Presiden Minta Provinsi Lain Contoh Jatim dan Sulsel Tangani Covid-19

“Mahasiswa yang terlibat dalam aksi ini rata-rata merupakan mahasiswa FIK yang berasal dari Madura dan mereka memilih tetap menetap di Surabaya. Mereka berharap agar kasus Covid-19 dapat segera teratasi dan Indonesia dapat kembali sehat,” imbuhnya.

Pada aksi tersebut, terdapat mahasiswa FIK UM Surabaya yang berperan menjadi Sakera. Sakera merupakan tokoh pejuang Madura yang berjasa melawan Belanda pada zaman penjajahan dulu. Namun, berbeda dengan Sakera zaman sekarang, karena Sakera di sini digambarkan sebagai tokoh yang gigih dan berani berjuang melawan Covid-19.

Baca Juga:  Horee... Sebanyak 63 Kelurahan di Surabaya Sudah Nol Kasus

“Kini saatnya seluruh masyarakat berperan menjadi Sakera atau pejuang yang gigih melawan Covid-19,” tegas Iqbal.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Nur Mukarromah, M. Kes menyatakan bahwa sangat mendukung dan mengapresiasi edukasi yang dilakukan oleh Mahasiswa FIK UM Surabaya ini.

“Mahasiswa sejatinya memang merupakan agent of change yang menjadi penggerak dalam mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB