Masih Jadi Primadona, Pengunjung KBS Tembus 17.801 dalam Empat Hari Libur Lebaran

- Publisher

Minggu, 16 Mei 2021 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung KBS menikmati salah satu wahan di KBS/ist

i

Pengunjung KBS menikmati salah satu wahan di KBS/ist


Bicarasurabaya.com – Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih menjadi primadona wisata saat libur lebaran. Setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri, kawasan konservasi ini selalu ramai dan menjadi jujukan warga menikmati waktu libur bersama keluarga.

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Chairul Anwar mengatakan, selama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, mobilisasi pengunjung dinilai mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasanya. Dia menyebut, kenaikan jumlah pengunjung di mulai dari hari H lebaran sampa hari ketiga.

“Makanya, pemberlakukan dua sesi kami tetap kami terapkan demi menjaga protokol kesehatan (prokes) dan jumlah kapasitasnya pun sudah sesuai dengan assesmen satgas Covid-19,” kata Chairul Anwar saat dihubungi, Minggu (16/5/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chairul Anwar mengatakan, dua sesi tersebut pertama yaitu pukul 08.00 – 12.00 Wib dan sesi kedua pukul 13.00 – 16.30 Wib. Dari masing-masing sesi Chairul memastikan, kapasitas pengunjung sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh satgas Covid-19 Kota Surabaya yakni berjumlah lima ribu orang.

Baca Juga:  Pemkot Kucurkan Rp40 Miliar, Surabaya Gaspol Tambal Jalan Berlubang

“Sehingga maksimal kapasitas lima ribu dalam tiap sesinya tidak mengalami penumpukan pengunjung karena sudah disesuaikan oleh satgas. Dan saat pergantian pengunjung kami lakukan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia menghitung, sejak hari H lebaran hingga hari ini, jumlah pengunjung yang paling ramai yakni hari ini. Dia merinci pada tanggal 13 Mei 2021 jumlah pengunjung KBS berjumlah 2.852 orang, kemudian keesokan harinya 14 Mei 2021 meningkat menjadi 4.995 pengunjung.

Selanjutnya, kemarin Sabtu (15/5/2021) mengalami peningkatan 4.956. Sementara itu, hari ini adalah puncaknya dengan jumlah pengunjung paling banyak yakni mencapai 4.998 orang.

“Alhamdulillah hari ini puncaknya. Paling banyak diantara hari pertama lebaran. Angka itu total kumulatif di sesi pertama dan kedua. Nah tim satgas internal kami juga terus berkeliling memastikan seluruh pengunjung disiplin prokes,” urainya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Dorong Partisipasi Responden Isi Survei Penilaian Integritas KPK

Ia pun menceritakan, prokes di dalam KBS dijaga sangat ketat. Mulai dari pintu masuk, di dalam wahana hingga di pintu keluar. Setidaknya ada 29 orang satgas internal yang tersebar di puluhan titik pos yang berpotensi terjadinya kerumunan. Tak hanya itu, humas KBS pun setiap waktu berkeliling menggunakan toa untuk mengingatkan pengunjung agar mematuhi prokes.

“Jadi kami bagi zonanya. Ada yang bertugas di zona mamalia, reptil dan masih banyak zona lainnya. Kami pun juga dibantu oleh satgas dari Linmas maupun satpol PP Kota Surabaya,” papar dia.

Chairul bercerita di hari kedua, saat dirinya memantau lokasi, ditemukan seorang pengunjung yang hendak masuk di area KBS tidak mengenakan masker. Alhasil, seketika dia pun langsung memberikan teguran bagi pengunjung itu dan memintanya untuk memakai masker.

Baca Juga:  Digelar Sepekan, Nilai Transaksi Surabaya Fashion Week 2021 Capai Rp600 Juta

“Beliaunya marah dan akhirnya terpaksa kami tidak perkenankan masuk karena melanggar prokes,” lanjutnya.

Semua itu dilakukan agar seluruh pengunnjung di KBS dapat tertib prokes demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga. Oleh sebab itu, Chairul mengimbau apabila warga ingin berwisata di dalam kota salah satu alternatifnya adalah KBS.

Menurut dia, KBS merupakan tempat wisata dengan udara yang segar, dapat menikmati kawasan konservasi yang sehat, bersih dan rapi. Dia pun berpesan sebelum warga berangkat ke lokasi dipastikan untuk tetap menjaga stamina.

“Tolong saat datang ke sini dipastikan kondisi dan imunnya fit, tidak lupa untuk sarapan dan bila perlu minum vitamin. Jangan lupa patuhi prokes yang ada di kawasan ini,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB