Pameran Virtual Resmi Dibuka, UMKM Surabaya Bidik Pasar Dunia

- Publisher

Jumat, 9 April 2021 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmi membuka pameran UMKM virtual pertama di Kota Surabaya. Pembukaan acara yang bertajuk ‘Surabaya Fashion Craft and Culinary Expo 2021’ itu digelar di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Jumat (9/4/2021).

Pembukaan pameran itu ditandai dengan penggoresan motif batik Surabaya yang dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi.

Pameran yang digelar pada tanggal 9-11 April 2021 ini menjadi momentum kebangkitan UMKM Surabaya dan langsung membidik pasar mancanegara atau Internasional. Makanya, pada saat pembukaan itu diundang pula melalui online Konsul, Dubes, berbagai negara dan daerah yang menjalin sister city dengan Kota Surabaya, serta berbagai asosiasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa sebenarnya tujuan digelarnya Surabaya Fashion Craft and Culinary Expo 2021 ini untuk memasarkan produk UMKM Surabaya ke tingkat dunia, makanya semua sister city Surabaya diundang untuk mengikuti acara pembukaan itu.

“Kita ingin sebagai pemerintah jadi marketing dan fasilitator supaya UMKM di Kota Surabaya ini terus bergerak dan bisa menggerakkan ekonomi Kota Surabaya,” kata Cak Eri.

Baca Juga:  Produk UMKM Berkelas Kota Pahlawan Hadir di Surabaya Kriya Gallery

Bahkan, ia juga menjelaskan pameran virtual ini akan menjadi jalan supaya produk-produk UMKM Surabaya bisa ekspor. Beberapa produk UMKM seperti Semanggi memang sudah ekspor, tapi produk lainnya belum banyak, makanya melalui pameran ini dibranding terus supaya bisa ekspor.

“Jadi, targetnya memang semakin banyak lagi UMKM yang masuk platform digital, sehingga mereka bisa menembus pasar internasional,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pameran virtual ini menjadi momentum kebangkitan UMKM Surabaya. Sebab, dia tidak ingin hanya karena pandemi Covid-19, UMKM di Surabaya tidak bisa bergerak dan ekonomi tidak bergerak, makanya inilah momentum kebangkitannya.

“Nah, yang memberikan contoh adalah pemimpin di Kota Surabaya, yaitu wali kota dan jajarannya, seperti yang saya pakai sekarang ini, mulai dari sepatu, baju batik dan gelang, semua adalah produk UMKM,” tegasnya.

Ke depan, ia memastikan semua kebutuhan di lingkungan Pemkot Surabaya, mulai dari konsumsi pada saat rapat, pakaian dan sepatu ketika di kantor, semuanya harus menggunakan produk UMKM Surabaya. Bahkan, rencananya mulai bulan depan, seluruh kebutuhan pegawai negeri di lingkungan Pemkot Surabaya, kebutuhan pokoknya harus membeli dari toko kelontong atau UMKM Surabaya yang bisa dibeli melalui aplikasi.

Baca Juga:  Ingin Maju Bareng, Lapis Tugu Surabaya Tampung 500 Produk UMKM di Toko Barunya

“Kita ini adalah keluarga besar di Pemkot Surabaya, keluarga besar dengan Forkopimda Surabaya. Dengan rasa kekeluargaan ini, mari kita bantu UMKM. Kapan lagi kita mencintai dan membesarkan UMKM, kalau bukan kita yang memulai siapa lagi. Kadang kita meminta untuk memakai produk UMKM, tapi kadang kita sendiri lupa untuk memakainya, mari kita memberikan contoh,” ujarnya.

Saat itu, ia juga mengapresiasi Ketua Dekranasda dan jajarannya yang telah mempunyai ide untuk menggelar pameran UMKM virtual ini. Selaku Wali Kota Surabaya, ia akhirnya mensupport acara tersebut, karena ini akan sangat membantu dalam menggerakkan perekonomian dan kenaikan omzet UMKM Surabaya.

“Saya harap ini diteruskan dan ditingkatkan lagi ke depannya. Saya juga berharap warga Kota Surabaya dan masyarakat pada umumnya untuk mengunjungi pameran UMKM ini, kalau bisa tidak hanya berkunjung aja, tapi juga membeli produk-produk UMKM kami,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi menyampaikan terimakasih banyak kepada Wali Kota Surabaya bersama jajaran Pemkot Surabaya yang telah membantu terselenggaranya acara ini.

Baca Juga:  Ini Visi-Misi Cak Eri dalam Membangun Surabaya 5 Tahun ke Depan

Ia memastikan pameran virtual yang melibatkan 154 UMKM itu akan menarik, karena para pengunjung akan merasakan sensasi jalan-jalan, mengunjungi booth UMKM, dan bahkan berbelanja produk-produk UMKM Surabaya dengan mudah.

“Kami tidak hanya menggelar pameran, tapi juga ada berbagai penampilan seni budaya dan workshop serta demo memasak, sehingga tidak akan bosan meskipun digelar melalui virtual. Silahkan klik:https://virtualexpoukm.surabaya.go.id untuk mengikuti pameran ini,” tegasnya.

Ia berharap di tahun 2021 ini akan lebih banyak lagi dukungan dari berbagai pihak, sehingga lebih banyak lagi UMKM yang berkesempatan mengikuti pameran di berbagai event. Ia juga memastikan Dekranasda bersama Pemkot Surabaya akan terus mengupayakan berbagai pameran untuk mempromosikan produk UMKM.

“Kami juga akan terus mengajak para pelaku UMKM untuk terus belajar memperbaiki hasil karyanya, sehingga dapat memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar yang terus berkembang. Jadi, ayo kunjungi pameran kami,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB