Hadiri Muscab PKB, Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Bersinergi Bangun Surabaya

- Publisher

Minggu, 7 Maret 2021 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sambutan di Muscab PKB/bicarasurabaya.com

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sambutan di Muscab PKB/bicarasurabaya.com


Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor DPC PKB Surabaya, Minggu (7/3/2021). Kehadirannya disambut hangat pengurus DPC dan anggota DPRD dari PKB.

Bahkan, saat itu ia juga diberi cinderamata berupa songkok atau kopyah hitam berlogo PKB dan juga kitab suci serta kitab hadits. Penyerahan cinderamata itu diserahkan oleh Ketua Dewan Syuro DPC PKB Surabaya yang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren An-Najiyah Sidosermo, KH Mas Yusuf Muhajir.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan dia bersama Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf merupakan keluarga besar Pondok Posantren An-Najiyah Sidosermo, karena Musyafak Rouf pernah mondok di An-Najiyah dan Wali Kota Eri Cahyadi juga dari sana, sehingga siapapun yang pernah mondok di Dresmo merupakan keluarga besar.

“Fainsyallah akan seduluran saklawase. Alhamdulillah Songkok yang saya pakai ini yang ada logo PKB-nya, merupakan pemberian dari seorang kakak kepada adiknya, karena beliau juga lulusan Pondok Pesantren An-Najiyah. Saya juga dari sana, yang ngemong saya ya Kiai Mas Yusuf dari dulu hingga sekarang,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Oleh karena itu, ia berharap ke depannya bisa terus menjaga silaturahmi dengan PKB Surabaya. Bahkan, ia juga berharap ke depannya bisa saling bekerjasama dan bersinergi dalam membangun Kota Surabaya untuk kepentingan rakyat Surabaya, termasuk pula bersama-sama melewati masa pandemi Covid-19 ini.

“Fainsyallah dengan PKB serta doa dari para kiai, saya yakin Surabaya bisa melewati masa pandemi ini dan akan lebih hebat dari tahun-tahun sebelumnya. Makanya saya berharap betul setelah Muscab ini, dan terpilih ketua yang baru, kita harap bisa bersinergi membangun kota ini. Tujuan kita hanya satu bagaimana membawa Kota Surabaya bisa membahagiakan warganya,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan, Armuji Ziarah ke Makam Ayahanda dan Sungkem Minta Doa Restu Ibu

Melalui sinergitas itu, ia yakin Kota Surabaya akan menjadi kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghafur. Bahkan menurutnya, doa dari para kiai itu yang paling mustajabah.

Meskipun dia bersama jajarannya sudah bekerja keras, tapi kalau tidak ada doa dari para kiai, maka cita-cita untuk menjadikan Surabaya sebagai kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghafur tidak akan pernah tercapai. “Karena bagi saya, doa para kiai itu yang mustajabah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, ia juga berharap antara eksekutif dan legislatif, terutama legislatif yang dari PKB, bisa terus bersinergi dengan Pemkot Surabaya. Sebab, antara eksekutif dan legislatif merupakan satu bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam membangun Kota Surabaya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Pertahankan Opini WTP dari BPK, Sudah 9 Kali Berturut-turut

“Tidak bisa eksekutif jalan sendiri dan legislatif jalan sendiri, sehingga dibutuhkan kerendahan hati kita masing-masing untuk saling menyatu, hanya untuk satu kepentingan demi rakyat Surabaya. Dengan sinergi eksekutif dan legislatif itu, fainsyallah Surabaya akan lebih hebat lagi di masa mendatang, dan itu dimulai dari detik ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf mengaku siap bersinergi dengan Pemkot Surabaya, termasuk fraksi PKB yang ada di DPRD Surabaya. Apalagi, ia mengakui bahwa komunitas Wali Kota Eri Cahyadi tidak asing lagi bagi PKB Surabaya.

“Sepanjang itu untuk kepentingan warga Kota Surabaya, ya disitu kita harus dukung Wali Kota Surabaya. Meskipun kritis, tapi tetap harus yang konstruktif,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB