Cegah Lonjakan Covid-19 Pasca Libur Nataru, Kampung Tangguh Bakal Kembali Diaktifkan

- Publisher

Sabtu, 26 Desember 2020 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum saat memantau gelaran rapid test massal di bawah Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Sabtu, (12/09/2020) /dok. Bicara Surabaya

i

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum saat memantau gelaran rapid test massal di bawah Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Sabtu, (12/09/2020) /dok. Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Kampung Tangguh yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bakal kembali diaktifkan.

Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Hal ini disampaikan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum usai menerima audiensi Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (26/12/2020).

“Jadi Kampung Tangguh yang ada di wilayah Perak ini kita giatkan lagi, karena selama beberapa waktu lalu memang agak kendor dan coba kita giatkan lagi,” kata AKBP Ganis.

Menurut dia, selama ini Kampung Tangguh dinilai efektif dalam menekan penyebaran Covid-19. Ia berharap Kota Surabaya dapat segera beralih dari zona oranye ke hijau atau bebas Covid-19.

“Karena Kampung Tangguh ini sangat efektif untuk menekan Covid-19,” kata Kapolres.

Baca Juga:  Sambut Angkutan Natal dan Tahun Baru, Daop 8 Gelar Sosialisasi di Perlintasan

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat malam tahun baru, pihaknya menyatakan siap mendukung Pemkot Surabaya rencana penutupan akses Suramadu. Nantinya, di Suramadu itu akan disiapkan pos pantau untuk pengamanan.

“Tentunya nanti ada pos pantau di Suramadu dan nanti kita akan melakukan pengamanan dan pola-pola tertentu agar tidak ada kerumunan-kerumunan di sana. Terutama pada saat malam tahun baru,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB