Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membocorkan rencananya setelah tidak menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu akan purna tugas sebagai Wali Kota Surabaya sekitar Bulan Februari 2021.
Saat ditanya wartawan apakah berkenan jika ditawari jabatan menteri oleh Presiden Jokowi, ia tak menjawab secara spesifik.
“Nanti lah ya teman-teman. Aku dulu ditawari ya waktu sama Pak Bambang DH, aku minta jadi Kepala Dinas Pendidikan, ya mana mungkin insinyur Kepala Dinas Pendidikan kan, tapi aku bilang kenapa? Karena disitulah kita bisa merubah, memang lama hasilnya tapi itu akan dimulai dari pendidikan,” kata Risma usai mencoblos, Rabu (9/12/2020).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali kota yang memiliki segudang prestasi itu pun menjelaskan kesibukannya jika nanti sudah tidak menjabat Wali Kota Surabaya. Ia mengaku akan membuka usaha.
“Saya belum tahu, yang jelas aku enggak merencanakan untuk apa pun, karena bagi saya jabatan itu amanah dan enggak boleh diminta. Jadi saya enggak merencanakan apa pun, tapi saya punya rencana untuk kegiatan-kegiatan saya,” katanya.
Selain berencana menjalankan bisnisnya, Wali Kota Risma juga mengaku dapat tawaran mengajar di salah satu perguruan.
“Pertama, saya akan coba berbisnis, kedua ada beberapa perguruan tinggi meminta saya menjadi pengajar. Bikin usaha, ya macem-macem namanya juga usaha. Apa saja pokoknya bisa saya ambil,” ujarnya.
Saat ditanya perihal berangkat ke Jakarta, seperti yang sempat dilontarkan DPD PSI Surabaya, Risma hanya menjawab singkat. “Gimana maksudnya? Apa aku coba jualan di Jakarta gitu ta?” ungkap Risma sambil tertawa. (BS01)









