Hasil Survei SCG Consulting: Warga Surabaya Puas Kinerja Risma Tangani Covid-19

- Publisher

Selasa, 8 Desember 2020 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Risma jelaskan penanganan Covid-19 di Surabaya kepada Menteri Muhajir Effendi/ist

i

Wali Kota Risma jelaskan penanganan Covid-19 di Surabaya kepada Menteri Muhajir Effendi/ist


Bicarasurabaya.com – Sejak awal Covid-19 masuk ke Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya all out menangani pandemi Covid-19. Berbagai terobosan dan inovasinya telah dilakukan dalam mengendalikan pandemi global ini.

Kerja keras itu akhirnya berbuah manis. Kini, Surabaya sudah bisa mengendalikan Covid-19 itu. Bahkan, kini kasus aktif di Surabaya hanya tersisa 82 kasus per tanggal 7 Desember 2020. Data tersebut sebagaimana dilansir dari lawancovid-19.surabaya.go.id.

Sementara itu, masyarakat Surabaya merasa pus dengan kinerja Wali Kota Risma dan jajarannya dalam rangka menangani Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Surabaya Consulting Group (SCG Consulting) pada akhir Bulan November 2020 dengan responden sebanyak 1.200 orang.

Peneliti SCG Consulting Ryan Baskara menjelaskan bahwa hasil penelitian sangat jelas bahwa 68,5 persen masyarakat Surabaya merasa Wali Kota Risma dan jajaran Pemkot Surabaya sudah maksimal dalam memimpin penanganan pecegahan dan penyebaran Virus Covid-19 ini.

Variabel kepuasan masyarakat diantaranya didapat dari aktivitas Pemkot dalam melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan mencapai 93,33 persen.

“Lalu operasi tidak memakai masker diberikan sanksi juga mendapat respon positif dari masyarakat sebesar 91,00 persen,” kata Ryan.

Baca Juga:  Horee... Sebanyak 63 Kelurahan di Surabaya Sudah Nol Kasus

Selain itu, masyarakat juga memberi apresiasi positif atas kebijakan pembubaran kerumuman massa melalui swab-hunter yang dilakukan Pemkot Surabaya, seperti membubarkan kerumuman di warkop, cafe atau tempat nongrong lainnya. “Sebanyak 72,33 persen responden memberikan respon positif terhadap kebijakan tersebut,” tegasnya.

Di samping itu, hasil survei itu juga menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dengan munculnya wabah Covid-19 pada awal 2020 ini, banyak yang mempercayai virus ini muncul karena faktor alam sebanyak 75,83 persen.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya Siap Kawal Distribusi Vaksin Covid-19 ke Masyarakat

“Namun ada pula masyarakat yang percaya bahwa Covid-19 adalah faktor rekayasa sebesar 24,17 persen,” imbuhnya.

Ryan juga menunjukkan hasil survei bahwa masyarakat ingin tempat ibadah dibuka, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. “Keinginan itu didukung oleh data yang menunjukkan bahwa 94 persen warga ingin tempat ibadah dibuka,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB