Warga Rungkut Mapan Barat Siapkan Formula di TPS Agar Pemilih Merasa Aman

- Publisher

Selasa, 8 Desember 2020 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPS RW08 Rungkut Mapan Barat Surabaya /Ist

i

TPS RW08 Rungkut Mapan Barat Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 saat ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab, pelaksanaannya berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Karena itu dibutuhkan formula yang efektif agar pelaksanaan pemungutan suara di TPS (Tempat Pemungutan Suara) tidak menjadi episentrum penyebaran Covid-19.

Seperti yang akan berlangsung di RW-08 Rungkut Mapan Barat (RMB), Kelurahan Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar Surabaya. Warga di sini, berinisiatif membangun TPS Tangguh dengan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Humas RW-08, Rungkut Mapan Barat (RMB) Surabaya, Roy Mandala mengungkapkan, ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan pemungutan suara di wilayahnya. Pertama, adalah tingginya partisipasi warga yang memilih. Ini dapat dilihat pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya yang tercatat lebih dari 90 persen.

Baca Juga:  Survei PusdeHAM Pastikan Eri-Armuji Unggul 6 Persen dari Pesaingnya, Ini 3 Faktornya

Sedangkan di RMB sendiri, kata Roy, terdapat 3 TPS yang berlokasi di 1 tempat, yakni Lapangan Timur RW-08. Melihat hal itu, maka akan berpotensi memicu terjadinya kerumunan orang.

“Oleh karena itu pemungutan suara Pilkada Kota Surabaya di RW-08 RMB harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai memasuki lokasi TPS, saat di dalam TPS dan setelah keluar TPS,” kata Roy dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Selasa (8/12/2020).

Baca Juga:  Datangi Bawaslu, Warga Tuntut Penggunaan Bansos BNPB untuk Kampanye Pilkada Surabaya Diusut
Menarik, warga RW08 Rungkut Mapan Barat mendesain TPS dengan motif batu-bata. /Ist

Pihaknya mencatat, data pemilih di RW-08 RMB Surabaya mencapai 1.118 orang. Dengan rincian, TPS 20 sebanyak 430 orang, TPS 21 sebanyak 341 orang dan TPS 22 sebanyak 347 orang. Oleh sebab itu, dibutuhkan formula protokol kesehatan di TPS agar pemilih merasa aman dan nyaman saat menyalurkan hak suaranya.

“Sehingga tingkat partisipasi pemilih tidak menurun akibat adanya pandemi Covid-19,” ungkap dia.

Bahkan, untuk menarik minat pemilih agar datang saat pemungutan suara, warga juga mendesain bilik TPS sedemikian rupa. Setiap bilik di TPS dibuat menarik menyerupai bangunan motif batu-bata dengan luas masing-masing 8×12 meter.

Baca Juga:  Tim Suramadu Bersatu Siap Sumbang 150 Ribu Suara untuk Eri-Armuji

Pihaknya menargetkan, partisipasi pemilih di wilayahnya dapat mencapai lebih dari 90 persen, sama halnya dengan pelaksanaan Pemilu sebelumnya. Tentunya, harapan partisipasi pemilih yang tinggi ini diimbangi dengan zero penyebaran Covid-19.

“Di luar TPS, ada Satgas Covid-19 dengan mengenakan pakaian seragam tradisional (pecalang) dan rambu-rambu protokol kesehatan melakukan pengaturan sedemikian rupa,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB