Rieke Dyah Pitaloka: Pilih Eri Cahyadi Demi Keberlanjutan Masa Depan Surabaya

- Publisher

Selasa, 24 November 2020 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rieke Diah Pitaloka di saat kampanye di Surabaya/ist

i

Rieke Diah Pitaloka di saat kampanye di Surabaya/ist


Bicarasurabaya.com- Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka mengajak warga Surabaya memenangkan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji sebagai keberlanjutan masa depan Kota Pahlawan.

Di sela kampanye di Jambangan III Stren Kali Surabaya, Senin (23/11), Rieke mengatakan pembangunan di Surabaya tidak lepas dari peran Eri Cahyadi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) saat itu.

“Apa yang sudah terjadi di Surabaya ada sumbangsih Mas Eri di sana. Perlu ada perbaikan, iya. Warga Surabaya harus teguh, ini bukan pesta lima tahunan anda di bayar terus memilih dan selesai, tapi ini untuk masa depan Surabaya lima tahun ke depan,” katanya di hadapan warga Stren Kali Surabaya.

Rieke memastikan, bila Eri Cahyadi terpilih dalam Pilkada Surabaya 9 Desember nanti maka program bantuan sosial akan semakin masif dan tepat sasaran.

Eri Cahyadi, kata dia, juga tengah mempersiapkan sistem data kelurahan yang akurat dan menjadi prioritas sehingga program sosial tepat sasaran.

Selain program pembangunan, Rieke juga memberi catatan pada nilai-nilai toleransi yang terbangun bagus di Surabaya semasa Bambang DH sampai Tri Rismaharini.

Baca Juga:  Bu Risma: Jika Anak Muda Ber-1, Surabaya Akan Disegani Dunia

“Toleransi yang selalu menjadi percontohan itu bakal dilanjutkan oleh Eri Cahyadi,” papar politikus yang pernah berprofesi sebagai artis tersebut.

Perempuan yang karirnya melejit dengan nama Oneng itu juga berpesan kepada relawan Laskar Juang Rieka Diah Pitaloka dan masyarakat Surabaya agar memilih pemimpin dengan penuh prinsip.

“Intinya bahwa nasib Surabaya harus di tangan warga Surabaya. Memilih jangan karena dibayar,” tegasnya.

Sementara itu, Suliati (50), warga Stren Kali Jambangan III berharap kepemimpinan Kota Surabaya dilanjutkan oleh orang yang peduli seperti Risma.

Baca Juga:  Lipat Gandakan Suara Eri-Armudji, PDIP Surabaya Latih 10.368 Saksi

Dia tidak ingin program permakanan lansia yang selama ini direalisasikan Pemkot Surabaya dihentikan.

Ia mengaku sangat merasakan program itu, karena ayahnya yang berusia 80 tahun mendapat program permakanan dari Pemkot Surabaya.

“Harus dilanjutkan program permakanan. Pemimpinnya nanti harapan kami seperti bu Risma. Jambangan jadi bersih dan memperhatikan lansia,” tukasnya. (BS01)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB