Polisi Masih Selidiki Penemuan Tas Mencurigakan di Kantor Kelurahan

- Publisher

Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gegana Polda Jatim melakukan evakuasi tas mencurigakan di pagar Kantor Kelurahan Pacar Kembang, Tambaksari Surabaya /Ist

i

Tim Gegana Polda Jatim melakukan evakuasi tas mencurigakan di pagar Kantor Kelurahan Pacar Kembang, Tambaksari Surabaya /Ist


BicaraSurabaya.com – Polisi masih menyelidiki penemuan tas warna merah yang sempat tergantung di Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari pada Rabu (14/10/2020) malam. Kini, identitas pemilik tas tersebut masih diburu oleh polisi.

Penemuan tas warna merah yang tergantung di pagar Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari itu, pertama kali ditemukan oleh anggota Linmas Kelurahan. Dari penemuan tas mencurigakan itu, petugas akhirnya melaporkan ke Polsek Tambaksari.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polrestabes Surabaya dan akhirnya dievakuasi oleh Tim Gegana Polda Jatim. Setelah dibuka, tas tersebut berisi selang tabung gas, dua regulator, buku kitab bertuliskan arab dan masker berwarna hijau.

Kapolsek Tambaksari Surabaya, AKP Aky Fahli menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan menggali keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi apakah mengetahui siapa pemilik tas tersebut.

“Belum masih dicari (CCTV), tapi masih di perdalam lagi, apakah di sekitar rumah dekat lokasi ada,” kata Akay Fahli kepada awak media, Kamis (15/10/2020).

Menurut Akay, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui identitas pemilik tas tersebut, apakah seorang laki-laki atau perempuan.

Baca Juga:  Hari Pertama Ibadah Puasa, Ribuan Botol Miras di Surabaya Dimusnahkan

“Saat ini anggota masih di lapangan, kami masih menunggu informasi juga. Karena harapan saya jangan hanya dari CCTV Kelurahan, kan sebrang jalan ada rumah juga. Kita juga mencari orang (saksi) yang sekiranya melihat. Ini masih kita dalami,” ungkap Akay.

Selain itu, Akay juga belum dapat memastikan, apakah pelaku menaruh tas tersebut bertujuan untuk teror atau hanya sekadar ulah orang iseng.

“Saya belum bisa mempersepsikan teror juga ya. Bisa jadi memang tas orang tertinggal atau orang iseng,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB