ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

- Publisher

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Surabaya Bakal Hadir di Balai RW, Persoalan Warga Ditangani dari Lingkungan

i

ASN Surabaya Bakal Hadir di Balai RW, Persoalan Warga Ditangani dari Lingkungan

Bicarasurabaya.com – Layanan publik di Surabaya bakal makin dekat dengan warga. Pemkot Surabaya menempatkan ASN di Balai RW agar berbagai kebutuhan administrasi hingga persoalan lingkungan bisa ditangani langsung di tingkat permukiman.

Program tersebut mulai diterapkan pada Kamis (1/10/2026). ASN yang ditugaskan berasal dari kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah (PD) yang memiliki kewenangan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan penempatan ASN disesuaikan dengan jumlah Balai RW. Petugas yang diterjunkan mulai dari staf hingga Ketua Tim Kerja (Katimja) atau Kepala Seksi (Kasi).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua PNS yang ditugaskan sudah hadir di Balai RW, kecuali yang sedang sakit, cuti, atau menjalankan dinas luar,” kata Lilik, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga:  Mobil Terbalik di Darmokali Surabaya, Pengemudi Diduga Mengantuk

Kehadiran ASN di Balai RW diharapkan tidak sekadar memindahkan tempat kerja. Pemkot ingin persoalan warga bisa lebih cepat diketahui, dikoordinasikan, dan ditangani tanpa selalu menunggu warga datang ke kantor kelurahan atau perangkat daerah.

Jam pelayanan tetap mengikuti operasional pemerintahan, yakni pukul 07.30-16.00 WIB.

ASN yang bertugas diminta memahami SOP dan alur layanan. Jika menemukan persoalan yang membutuhkan kewenangan perangkat daerah lain, petugas dapat berkoordinasi dengan atasan, helpdesk, atau call center dinas terkait.

Dengan pola ini, Balai RW diproyeksikan menjadi titik temu antara kebutuhan warga dan layanan pemerintah.

Pada hari pertama penerapan, jajaran pimpinan Pemkot Surabaya ikut turun melakukan monitoring dan evaluasi. Pemkot juga akan melakukan evaluasi mingguan pada tahap awal sebelum dilanjutkan secara rutin setiap bulan.

Baca Juga:  TNBTS Tutup Wisata Ranu Regulo hingga Waktu Belum Ditentukan

Lilik mengatakan antusiasme warga memanfaatkan layanan di Balai RW cukup tinggi. Namun, sosialisasi masih perlu diperkuat agar masyarakat mengetahui layanan apa saja yang bisa diakses.

Pemkot juga merekap persoalan yang ditemukan di lapangan melalui Badan Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra). Data tersebut akan digunakan untuk memperbaiki sistem layanan serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Gambaran manfaat program itu terlihat di RW 12 Kelurahan Kaliasin, Kecamatan Genteng.

Sekretaris RW 12 Kaliasin Budi Siswanto mengatakan warga kini memiliki akses lebih dekat untuk mengurus administrasi kependudukan (adminduk), termasuk Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Sangat terbantu sekali. Warga tidak perlu jauh-jauh lagi ke kelurahan,” kata Budi.

Baca Juga:  Ini Pesan Wali Kota Eri Cahyadi Bagi Arek Arek Suroboyo di Peringatan HUT RI ke 81 Tahun

Namun, fungsi ASN di Balai RW tidak berhenti pada urusan administrasi. Warga juga dapat berdiskusi mengenai persoalan sosial dan lingkungan, mulai posyandu, stunting, pendidikan, Karang Taruna, penanggulangan bencana hingga perbaikan saluran air.

“Jadi fungsinya lengkap, bukan sekadar urusan surat-menyurat,” ujarnya.

Puluhan warga tercatat datang secara bergantian pada hari pertama pelaksanaan di Balai RW 12 Kaliasin.

Budi berharap pola pelayanan tersebut bisa berjalan konsisten. Sebab, menurut dia, setiap lingkungan memiliki persoalan yang berbeda dan membutuhkan respons yang cepat.

“Harapan kami program ini ada terus dan konsisten. Kehadiran ASN di balai RW ini menjadi jembatan yang mempercepat penanganan masalah warga langsung di akarnya,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB