Kampung Pancasila Jadi Cara Surabaya Hidupkan Nilai Pancasila

- Publisher

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Surabaya Dorong Warga Tak Sekadar Kenang Hari Kesaktian Pancasila. (Foto: Diskominfo Surabaya)

i

Pemkot Surabaya Dorong Warga Tak Sekadar Kenang Hari Kesaktian Pancasila. (Foto: Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya mendorong masyarakat tak sekadar mengenang sejarah Hari Kesaktian Pancasila. Nilai-nilai Pancasila diminta benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu disampaikan Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto seusai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (1/10/2026).

Lilik mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengingat kembali berbagai peristiwa sejarah yang pernah mengancam Pancasila sebagai dasar negara.

“Yang penting dalam kehidupan sehari-hari kita harus benar-benar melaksanakan Pancasila, Pancasila yang ada di hati kita,” kata Lilik.

Menurutnya, semangat para pendahulu dalam mempertahankan Pancasila perlu diteruskan melalui perilaku masyarakat. Karena itu, penerapan nilai Pancasila tidak cukup berhenti pada seremoni atau pemahaman sejarah.

Pemkot Surabaya, lanjut Lilik, mendorong penerapan nilai tersebut melalui program Kampung Pancasila. Program ini mengajak warga menerapkan nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Tak Sesuai Izin Tinggal, WNA Asal AS Dideportasi

“Pancasila memberikan warna kepada kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat melalui Kampung Pancasila,” ujarnya.

Lilik menyebut inovasi Kampung Pancasila turut berkontribusi pada capaian Pemkot Surabaya di tingkat nasional. Surabaya meraih peringkat pertama kategori kota dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026.

Melalui Kampung Pancasila, nilai persatuan, gotong royong, dan kehidupan bermasyarakat didorong menjadi bagian dari aktivitas warga.

“Nilai-nilai tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai kegiatan warga, sehingga Pancasila tidak hanya menjadi simbol, tetapi hadir dan memberikan warna dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Konflik Timur Tengah, Kepulangan 9.400 Jemaah Jatim Tertunda

Lilik berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat agar semangat persatuan dan gotong royong terus dijaga.

“Harapannya, momentum Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan gotong royong,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB