Dinkes Surabaya: Tak Ada RS Penuh akibat Influenza A

- Publisher

Rabu, 23 September 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Surabaya Pastikan RS Siaga Hadapi Influenza A, Warga Tak Perlu Panik

i

Pemkot Surabaya Pastikan RS Siaga Hadapi Influenza A, Warga Tak Perlu Panik

Bicarasurabaya.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan tidak ada rumah sakit yang penuh akibat Influenza A. Pemkot Surabaya tetap menyiagakan fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga medis untuk mengantisipasi peningkatan kasus penyakit saluran pernapasan.

Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Messakh mengatakan gejala Influenza A umumnya menyerupai flu biasa. Menurutnya, sebagian besar pasien cukup menjalani pengobatan rawat jalan.

“Tidak ada ruang rawat inap yang penuh akibat Influenza A, baik di RSUD dr. Mohammad Soewandhie maupun RSUD Eka Candrarini. Pasien lebih banyak berobat jalan atau ke Puskesmas,” kata Billy, Rabu (23/9/2026).

Billy mengatakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan flu memang mengalami peningkatan sekitar 10-15 persen pada September dibandingkan periode Januari-Agustus.

Namun, kenaikan tersebut masih dalam batas yang dapat ditangani fasilitas kesehatan. Kondisi itu juga belum memerlukan penanganan intensif dalam skala besar seperti saat pandemi COVID-19.

“Treatment-nya sama seperti flu biasa. Dengan terapi biasa pasien sudah bisa sembuh,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya kasus penyakit saluran pernapasan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah meminta seluruh rumah sakit milik Pemkot memperkuat koordinasi dan menyiapkan tenaga medis.

Baca Juga:  Surabaya dan Sejumlah Wilayah Jatim Berpotensi Diguyur Hujan Deras

“Kita sudah sampaikan seluruh rumah sakit harus berkoordinasi dengan pihak berwenang. Kedua, siapkan tenaga medis agar mampu menghadapi segala situasi,” tegas Eri.

Pemkot memastikan kesiapan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar layanan kesehatan tetap berjalan jika terjadi peningkatan jumlah pasien.

Dinkes Surabaya mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi atau rumor yang dapat memicu kecemasan. Warga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan beristirahat cukup dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

“Jaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup, makanan bergizi seimbang, dan asupan vitamin seperti vitamin C,” kata Billy.

Baca Juga:  Emas Antam Menguat, Harga Hari Ini Jadi Rp 2,673 Juta per Gram

Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama ketika berada di tengah kerumunan atau ruangan tertutup. Masker juga disarankan bagi warga yang sedang kurang sehat untuk mengurangi risiko penularan.

Vaksinasi influenza dapat menjadi salah satu langkah pencegahan tambahan. Masyarakat bisa mendapatkannya di fasilitas kesehatan terdekat.

Billy meminta warga yang mengalami gejala ISPA seperti batuk, bersin, demam, atau lemas untuk beristirahat. Jika gejala berlanjut, warga diminta memeriksakan diri ke Puskesmas.

“Kalau memang ada gejala, jangan panik. Segera periksa ke Puskesmas,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB