Kontribusi Ritel Tetap Tinggi Selama Pandemi

- Publisher

Sabtu, 14 November 2020 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi /pixabay

i

Ilustrasi /pixabay


Bicarasurabaya.com – Kontribusi bisnis ritel bagi pertumbuhan ekonomi tetap tinggi di tengah pandemi Covid-19. Karenanya, pemerintah akan terus mendorong agar bisnis ritel ini tetap tumbuh untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Kontribusi bisnis ritel dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2020 tetap tinggi. Jika melihat sumbangsihnya bagi produk domestik bruto (PDB) pada triwulan III 2020, kontribusi ritel dari sisi perdagangan tercatat sebesar 12,83 persen dan dari sisi konsumsi 57,31 persen,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam siaran pers tertulis, Rabu (11/11/2020).

Mendag menjelaskan, selama lima tahun terakhir, sektor perdagangan selalu berkontribusi lebih dari 10 persen terhadap PDB. Sedangkan konsumsi selalu memberikan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap PDB. Melihat daya tahan ritel di masa pandemi ini, pemerintah berupaya terus mendorong pertumbuhan bisnis ritel agar pertumbuhan ekonomi nasional ikut meningkat.

“Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menjaga kinerja sektor ritel tetap tumbuh selama pandemi Covid-19 ini, antara lain dengan usulan pemberian stimulus ekonomi untuk sektor ritel, pembukaan aktivitas perdagangan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan dukungan terhadap transformasi
digital,” jelas Mendag Agus.

Menurut Mendag, pemerintah telah memberi insentif untuk bisnis ritel, yaitu insentif pajak. “Dengan insentif pajak, beban pengeluaran pelaku usaha ritel dapat berkurang sehingga pelaku usaha dapat terus beroperasi dan menjaga arus kas perusahaan mereka,” ungkap dia

Baca Juga:  Potret Kemeriahan Peresmian Kantor Bicarasurabaya.com

Meski begitu, Mendag Agus menekankan pentingnya transformasi digital di sektor ritel. Perubahan pola belanja masyarakat ke belanja daring akibat Covid-19 ini dapat disikapi sebagai momentum yang baik bagi para pengusaha retail untuk melakukan transformasi digital.

“Niaga elektronik yang menjadi salah satu strategi penanganan Covid-19 dapat dimaanfaatkan untuk menjaga kinerja dan mengembangkan bisnis di sektor retail. Dengan niaga elektronik, pelaku retail dapat menjangkau konsumen dalam skala yang lebih luas, bukan hanya untuk penjualan di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” kata Mendag Agus.

Baca Juga:  Rutan Medaeng Gagalkan Penyelundupan Diduga Sabu dalam Kemasan Sampo

Selain itu, Mendag Agus menyampaikan agar ada kerja sama yang terjalin antara peritel dan kantor Perwakilan Perdagangan Indonesia di luar negeri yaitu atase perdagangan, konsulat dagang, dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di seluruh dunia.

“Kami berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan perwakilan perdagangan di luar negeri dalam memasarkan produk lokal untuk masuk ke pasar global,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Mensos Targetkan 50% Penduduk Masuk Perlinsos Digital Akhir 2026
BGN Temukan Yayasan Minta Setoran per Ompreng dari Mitra MBG
Insentif SPPG Program MBG Diubah, dari Rp6 Juta Jadi Rp2.000 per Porsi
Data Jemaah Dibersihkan, Antrean Haji Kini Rata-rata 14 Tahun
Suntikan Rp20 Triliun Disiapkan untuk BPJS Kesehatan, Cair Dua Tahap
BGN Larang Susu Kental Manis Masuk Menu MBG
Abu Anak Krakatau Ganggu 2.300 Penerbangan, 7 Bandara Masih Ditutup
Kemensos Tahan Bansos 1.400 KPM Terindikasi Terlibat Judi Online

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Mensos Targetkan 50% Penduduk Masuk Perlinsos Digital Akhir 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BGN Temukan Yayasan Minta Setoran per Ompreng dari Mitra MBG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Insentif SPPG Program MBG Diubah, dari Rp6 Juta Jadi Rp2.000 per Porsi

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

Data Jemaah Dibersihkan, Antrean Haji Kini Rata-rata 14 Tahun

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Suntikan Rp20 Triliun Disiapkan untuk BPJS Kesehatan, Cair Dua Tahap

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB