Kemensos Tahan Bansos 1.400 KPM Terindikasi Terlibat Judi Online

- Publisher

Senin, 7 September 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Kemensos

i

Foto: dok Kemensos

Bicarasurabaya.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menahan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada lebih dari 1.400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terindikasi terlibat transaksi judi online (judol).

Penahanan dilakukan pada penyaluran PKH dan Program Sembako/BPNT Tahap III periode Juli-September 2026. Kemensos masih melakukan verifikasi untuk memastikan siapa yang menggunakan rekening penerima bantuan untuk transaksi judol.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penyaluran bansos tahap ketiga secara nasional sudah mencapai lebih dari 80 persen dari total kuota 18,3 juta KPM.

“Sudah lebih dari 80 persen, mendekati 90 persen yang kami salurkan. Kami juga memerlukan waktu untuk penelusuran yang terindikasi judi online,” kata Saifullah di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Rekening Ibu, Dipakai Suami atau Anak

Saifullah mengatakan penelusuran dilakukan secara faktual di lapangan. Kemensos tidak langsung menyimpulkan bahwa penerima bantuan merupakan pihak yang melakukan transaksi judol.

Salah satu pola yang ditemukan, rekening bansos tercatat atas nama ibu rumah tangga. Namun, rekening tersebut diduga digunakan suami atau anak untuk bermain judi online.

Baca Juga:  Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Konvoi dan Atribut Perguruan Dilarang

“Ada 1.400 lebih yang terindikasi, sehingga kami perlu memastikan data itu sesuai kenyataan di lapangan,” ujarnya.

Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar Kemensos dalam menentukan kelanjutan status kepesertaan KPM. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bansos tetap diterima masyarakat yang berhak dan tidak disalahgunakan.

Kemensos juga membuka ruang bagi KPM yang masuk daftar terindikasi untuk memberikan sanggahan.

“Kesempatan sebesar-besarnya untuk KPM melakukan penyanggahan. Ini juga berjalan di lapangan, melibatkan kades dan pemda setempat,” kata Saifullah.

Baca Juga:  Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Dengan proses tersebut, penyaluran bansos bagi KPM yang terindikasi belum otomatis dihentikan permanen. Kemensos masih menunggu hasil verifikasi untuk menentukan status masing-masing penerima. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB