Karhutla Ijen Meluas, Api Kini Masuk Kawasan TWA Kawah Ijen

- Publisher

Jumat, 4 September 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan Layar @kawahijenindonesia

i

Foto: Tangkapan Layar @kawahijenindonesia

Bicarasurabaya.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, semakin meluas. Api yang sebelumnya berasal dari kawasan Gunung Merapi Ungup-ungup kini merembet hingga Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Nur Patria Kurniawan mengatakan, kobaran api pada Jumat (4/9/2026) semakin membesar dan mendekati kawasan Pondok Bunder.

“Hari ini api tambah membesar dan dekat, sudah masuk ke TWA dekat Pondok Bunder,” kata Nur.

Pondok Bunder merupakan pos pemberhentian sekaligus tempat penimbangan belerang terakhir bagi penambang di jalur turun Kawah Ijen. Lokasinya sekitar 3 kilometer dari Pos Paltuding.

Sejumlah pihak telah berupaya memadamkan api, mulai dari pecinta alam, pelaku usaha hingga masyarakat sekitar. Mereka bergerak setelah mengikuti kegiatan bersih-bersih kawasan TWA Kawah Ijen.

Namun, upaya pemadaman terkendala kondisi angin yang cukup kencang. Kobaran api menjadi lebih sulit dikendalikan.

Baca Juga:  Jatim Kebut Pelebaran Jalan, Jalur Wisata Jadi Prioritas

“Setelah apel Ijen Rijig, teman-teman pecinta alam, pelaku usaha, masyarakat sekitar langsung melakukan pemadaman. Tapi memang tidak kuat karena anginnya kencang,” ujar Nur.

Perkembangan kebakaran masih terus dipantau untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. Hingga kini belum dapat dipastikan kapan seluruh api bisa dipadamkan.

Nur menegaskan keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penanganan karhutla. Masyarakat di sekitar kawasan Ijen juga diminta membantu mencegah api semakin meluas, sementara wisatawan diimbau bersabar hingga kondisi kawasan dinyatakan aman.

Baca Juga:  Bangli di TPU Keputih Ditertibkan, Surabaya Siapkan Lahan Makam Baru

“Kawasan Ijen ini juga menjadi sumber penghidupan masyarakat dan pelaku usaha. Karena itu, penanganan kami upayakan agar api segera terkendali tanpa mengabaikan keselamatan,” katanya.

“Karena keselamatan menurut saya nomor satu,” tandas Nur.

Dengan api yang telah merembet ke kawasan TWA Kawah Ijen dan angin yang masih menjadi kendala, perkembangan karhutla tersebut masih menjadi perhatian. Kondisi lapangan akan menentukan langkah penanganan selanjutnya. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB