Update Keracunan MBG Sidoarjo: 500 Santri Ditangani 8 Rumah Sakit

- Publisher

Rabu, 2 September 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Jumlah santri yang diduga mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, melonjak. Dari sebelumnya 239 orang, kini tercatat 500 pasien ditangani di delapan rumah sakit, Rabu (2/9/2026) pagi.

Dari total tersebut, 320 pasien sudah diperbolehkan pulang. Sebanyak 65 pasien masih menjalani rawat inap, sedangkan 115 lainnya masih dalam observasi.

RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo menjadi rumah sakit dengan jumlah pasien terbanyak, yakni 334 orang. Sebanyak 239 pasien sudah pulang, 92 masih diobservasi, dan tiga pasien menjalani rawat inap.

RSI Siti Hajar menangani 74 pasien. Sebanyak 29 pasien masih dirawat, 40 sudah pulang, dan lima masih dalam observasi.

Kemudian RSU Aisyiyah Siti Fatimah menangani 47 pasien, dengan delapan masih dirawat dan 39 sudah pulang.

RS Delta Surya menangani 20 pasien. Rinciannya, 15 masih dirawat, satu sudah pulang, dan empat masih diobservasi.

Sementara itu, RS Pusura Candi menangani 13 pasien yang seluruhnya masih menjalani observasi.

RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong menangani delapan pasien dan seluruhnya masih menjalani rawat inap. Kepala RS Bhayangkara Pusdik Porong, dr Zaid, membenarkan kondisi tersebut.

Baca Juga:  Ratusan Lowongan Dibuka untuk Penyandang Disabilitas di Surabaya

“Sampai pagi ini masih ada 8 santri yang menjalani rawat inap,” ujar Zaid kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Dua rumah sakit lainnya juga menangani pasien. RS Arafah Anwar Medika merawat tiga pasien, dengan dua masih menjalani rawat inap dan satu sudah pulang. Sedangkan RS Anwar Medika menangani satu pasien yang masih dalam observasi.

Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ratusan santri tersebut diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan MBG yang didistribusikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah.

Baca Juga:  Cuaca Surabaya Hari Ini Hujan Ringan, Suhu Capai 31 Derajat

Makanan tersebut didistribusikan sekitar pukul 10.00 WIB dan dibagikan kepada santri sekitar pukul 12.00 WIB.

Menu yang dibagikan terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel.

Sebelumnya, ratusan santri Manbaul Hikam mulai mengalami keluhan pada Selasa (1/9/2026) sore. Gejala disebut muncul setelah para santri melaksanakan salat Zuhur dan semakin banyak korban yang dibawa ke rumah sakit sekitar waktu Magrib. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB