Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin Aromaterapi, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Perkuat Branding Mambaus Lumiere

- Publisher

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur  Ririn saat menyampaikan materinya/dok.bicarasurabaya.com

i

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur Ririn saat menyampaikan materinya/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Minyak jelantah yang selama ini kerap berakhir sebagai limbah rumah tangga diolah menjadi produk bernilai ekonomi melalui inovasi Mambaus Lumiere. Produk berupa lilin aromaterapi tersebut dikembangkan dengan memperkuat aspek branding dan kemasan agar memiliki daya tarik sekaligus nilai jual yang lebih tinggi.

Pengembangan Mambaus Lumiere menjadi bagian dari kegiatan KKN Inovasi Pesantren Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur. Selain mengolah kembali minyak jelantah, mahasiswa juga diarahkan untuk membangun identitas produk yang mampu membawa pesan mengenai kreativitas, keberlanjutan lingkungan, dan peluang ekonomi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Inovasi Pesantren UPN Veteran Jawa Timur, Ririn Puspita Tutiasri, S.I.Kom., M.Med.Kom., mengatakan branding menjadi salah satu faktor penting agar sebuah produk memiliki karakter yang kuat dan mampu dibedakan dari produk sejenis.

“Branding bukan hanya membuat produk terlihat menarik, tetapi bagaimana membangun persepsi dan memberikan makna kepada konsumen. Ketika minyak jelantah bisa diolah menjadi produk yang menarik dan dikomunikasikan dengan tepat, nilai produknya juga dapat meningkat,” kata Ririn.

Menurut dia, identitas sebuah merek dapat dibangun melalui nama, logo, warna, slogan hingga cerita yang menyertai produk. Kemasan juga tidak sebatas menjadi pelindung, tetapi berfungsi sebagai sarana komunikasi untuk membangun kepercayaan konsumen.

Foto bersama seusai kegiatan/dok.bicarasurabaya.com
Foto bersama seusai kegiatan/dok.bicarasurabaya.com

Konsep tersebut kemudian diterapkan pada Mambaus Lumiere. Nama Mambaus Lumiere memadukan identitas Mambaus dengan kata Lumiere yang berarti cahaya dalam bahasa Prancis. Nama itu dipilih untuk membawa kesan cahaya, kehangatan, ketenangan, dan kebaikan yang menjadi karakter produk.

Baca Juga:  Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gelar Workshop Branding, Dorong UMKM Rangkah Naik Kelas

Pengembangan identitas visual produk turut melibatkan Aighar Daanya Az Zahra yang membantu merancang desain label dan kemasan. Desain dibuat dengan memadukan nuansa Islami dan tampilan modern melalui elemen bulan sabit, siluet masjid serta ornamen geometris.

Perpaduan nuansa hijau, krem, dan emas digunakan untuk membangun kesan natural, elegan dan premium. Konsep tersebut diharapkan dapat mengubah persepsi terhadap produk berbahan minyak jelantah dari sekadar produk olahan limbah menjadi lilin aromaterapi handmade yang memiliki nilai estetika.

“Melalui desain kemasan, kami ingin menunjukkan bahwa produk dari minyak jelantah juga bisa tampil elegan dan bernilai. Kemasan bukan sekadar pembungkus, tetapi menjadi bagian dari cerita produk,” ujar Aighar.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Kembangkan Aquaponik untuk Kemandirian Pangan Pesantren

Informasi mengenai penggunaan minyak jelantah tetap ditampilkan pada kemasan. Hal tersebut menjadi bagian dari identitas Mambaus Lumiere sekaligus memperkuat posisinya sebagai produk kreatif yang membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.

Identitas merek tersebut juga diperkuat melalui tagline “Light Your Calm” yang menggambarkan penggunaan lilin sebagai bagian dari suasana relaksasi dan ketenangan. Konsistensi identitas visual diharapkan membuat produk lebih mudah dikenali, baik ketika dipasarkan secara langsung maupun melalui media digital.

(Penulis : Ririn Puspita Tutiasri, Aighar Daanya Az Zahra / Tim KKN UPN “Veteran” Jawa Timur)

 

 

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB